Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Jalan-Jalan--Vietnam, Kesan tak Terduga

Ahad 23 Aug 2015 15:00 WIB

Red: operator

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ajakan itu begitu menggoda. "Vietnam?" tanya saya. "Ya, Vietnam, berangkat Rabu ini," jawab teman saya melalui WhatsApp. Sontak saya merasa antusias. Respons saya tentu sangat berbeda jika jawaban dia adalah Singapura, Hong Kong, atau negara maju lainnya. Vietnam is something different.

Vietnam, Rambo, dan James Bond
Saya menduga Vietnam sebagai negara `kelabu', mengingat sejarahnya penuh dengan perang yang mengerikan. Apalagi, dulu saya termasuk penggemar Rambo, jadi wajar saja bila menganggap masyarakat Vietnam sebagai singa berbulu domba. Harapan wisata ke Vietnam hanyalah melihat situs perang dan keganasan Vietkong. Tidak tergambar dalam pikiran, suasana wisata seperti di Korea Selatan, Taiwan, Sydney, dan kota sekelasnya.

Namun, gambaran-gambaran ngeri tersebut hilang sirna, begitu sampai dan menginap di negeri mirip Indonesia ini. Vietnam tak ubahnya seperti negara berkembang lain yang ekonominya tumbuh sangat pesat dan sangat memperhatikan industri pariwisata.

Kesan "negara perang" memang masih terasa, namun justru objek inilah yang menjadi salah satu daya tarik wisata Vietnam. Tentu saja Vietnam juga meng eksploitasi keindahan alamnya yang sangat cantik. Salah satu yang diunggulkan dan berkelas dunia adalah Ha Long Bay. Konon, tempat ini menjadi salah satu tempat shootingfilm James Bond, sampai akhirnya salah satu pulaunya disebut Bond Island.

Vietnam boleh dibilang sebagai negara yang "baru saja" merdeka. Setelah perang Saudara yang sangat brutal disertai intervensi Amerika, akhirnya Vietnam memproklamasikan reunifikasi Vietnam Utara dan Selatan pada 30 April 1975. Itulah hari penting mereka, saat Vietnam Utara dan Selatan bergabung kembali menjadi Negara Republik Sosialis Vietnam. Vietnam merayakan hari jadinya yang ke-40 tahun pada 30 April 2015. Saya bersyukur dapat menyaksikan langsung pesta ulang tahun tersebut.

Pemerintahan negara dengan bendera warna merah berisi bintang warna kuning ini dipusatkan di Kota Hanoi, berlokasi di Vietnam utara. Hanoi merupakan kota terbesar kedua dengan penduduk sekitar 5 juta orang. Sedangkan, kota bisnis sekaligus kota terbesar di negara ini adalah Saigon, terletak di Vietnam Selatan. Penduduk Saigon sekitar 9 juta jiwa.

Wilayah Vietnam memanjang di pantai semenanjung Indocina. Dengan luas wilayah 332,698 km persegi, atau kira-kira sedikit lebih luas dari Pulau Sumatra, dahulu Vietnam terbagi menjadi dua, yaitu Vietnam Utara dengan pusat Hanoi dan Vietnam Selatan dengan pusat Saigon. Setelah Vietnam bersatu, kini dibagi menjadi delapan wilayah regional dengan sekitar lima puluhan provinsi.

Vietnam berpenduduk sekitar 90 juta, 85 persennya dihuni suku lokal, Viet. Sisanya adalah minoritas para pendatang dari berbagai suku dan negara. Sekitar 85 persen menggunakan bahasa lokal. Agama yang dominan adalah Buddha dan Katolik, sedangkan agama lainnya menjadi minoritas.

Ekonomi negara dengan mata uang dong (VND) ini hancur akibat perang berkepanjangan dan embargo Amerika. Namun mulai 1986, negara ini memulai gerakan reformasi ekonomi signifikan. Alhasil, Vietnam menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia Tenggara, GDP tumbuh berkisar 7-8 persen per tahun. Ekspor didominasi sektor pertanian. Namun, belakangan mereka mam pu mengembangkan sektor lain, termasuk produksi minyak yang menca pai prestasi ketiga terbesar di Asia Tenggara.

Destinasi wisata paling populer di Vietnam adalah Ha Long Bay, pantai dengan ribuan pulau kecil dan batuan yang muncul dari dalam air laut, dengan pemandangan yang sangat indah. Saya akan berbagi cerita untuk tiga tempat menarik di Vietnam, yaitu Ha Long Bay, Kota Hanoi dan Kota Saigon.  Oleh Muhammad Yusuf, Traveler, Tinggal di jakartra.ed: Nina Chairani


Ha Long Bay

Ha Long Bay adalah pantai dengan area yang sangat luas. Jangan membayangkan Ha Long Bay adalah pantai dengan pasir putih yang panjang. Karena, pantai ini memiliki keunikan lain. Tebing atau bukit batunya sangat banyak, tersebar di sepanjang pantai. Yang paling penting, alam pantainya sangat indah dipandang mata.

Entah berapa jumlah bukit batu di sana. Bentuk masing- masing bukit berbeda, unik, dan sangat indah. Bagi Anda penggemar fotografi, pasti akan berdecak kagum dan tidak henti-henti jeprat-jepret. Ha Long Bay betul-betul menjadi surga fotografer. Jangan lupa, siapkan lensa zoom dan tele. Anda akan menyesal jika hanya membawa lensa sapujagat.

Air laut Ha Long Bay bergelombang kecil dan tenang, jernih, berwarna kebiruan. Udara berembus pelan, semilir. Langit terbentang luas tanpa hambatan pandangan. Semuanya membuat kesan yang sa ngat romantis, apalagi jika dinikmati dengan kapal cruiser kecil. Jadi, wajar jika James Bond, karakter film laga dengan bumbu wanita cantik dan suguhan romantis, menjadikan pantai ini sebagai salah satu tempat shooting.

Pada salah satu bukitnya terdapat gua cantik, salah satu destinasi utama para turis. Batuan dalam gua sangat indah meskipun tidak seluruhnya alami. Karena, sudah dibuat sedemikian rupa agar para wisatawan merasa lebih nyaman masuk dan berfoto di dalamnya.

Ha Long Bay terletak di sebelah timur Hanoi. Perjalanan bisa ditempuh dengan kendaraan darat, sekitar 3,5 sampai 4 jam. Kondisi jalan cukup baik, sedikit di bawah kualitas jalan pantura Jawa.

Sesekali ada kemacetan kecil, namun secara umum lalu lintas cukup lancar. Sejak akhir 2014 lalu, sudah tersedia pesawat kecil yang bisa landing di laut pantai. Dengan pesawat ini, tentu saja pemandangan pantai bisa dinikmati jauh lebih indah. Perjalanan dengan pesawat menuju Ha Long Bay hanya butuh 30 menit, tentu tarifnya lumayan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA