Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

Komunitas Korea Bandung Menari di Kedutaan Korsel

Kamis 06 Aug 2015 16:18 WIB

Rep: C39/ Red: Winda Destiana Putri

Hansamo menari di Kedutaan Besar Korea Selatan

Hansamo menari di Kedutaan Besar Korea Selatan

Foto: ROL/C39

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komunitas pecinta korea dari Bandung, Hansamo mengunjungi kantor Kedutaan Besar Korea Selatan (Korsel) di Jalan Gatot Subroto 57, Jakarta Selatan, Kamis (6/8).

Sekitar 70 anggota Hansamo hadir dalam kegiatan ini. Hansamo adalah sebuah organisasi mandiri yang didirikan pada tahun 2006 sebagai wadah yang dapat menampung apresiasi masyarakat Bandung terhadap budaya Korea. Di komunitas inilah para pecinta Korea dan kebudayaannya mempelajari bahasa Korea, lagu serta tarian tradisional Korea.

Tidak jarang Hansamo diundang di pelbagai acara yang digelar oleh warga Korea ataupun warga Indonesia untuk tampil dan memperkenalkan kebudayaan Korea. Di awal acara ini, anggota dari Hansamo membawakan tarian budaya korea modern dan tarian tradisonal.

Tarian tradisional korea, Buchaechum Arirang tampak dibawakan oleh 3 orang wanita yang menggunakan baju Hanbok, yaitu pakaian tradisional Korea dengan paduan warna pink dan biru.

"Buchae artinya Kipas, Chum artinya Tari, jadi tarian ini adalah Tari Kipas, kalau arirang itu judul lagunya," kata salah satu penari tradisional itu, Maggie (35) kepada ROL Kamis (6/8).

Menurut Maggie, lagu arirang sendiri menggambarkan keindahan korea, bahwa di sana ada pantai-pantai yang indah. "Sekarang anggota kita ada 1.800 orang, kalau yang aktif hanya sekitar 200 anggota," ujar wanita yang sudah 5 tahun bergabung dengan Hansamo itu.

Kemudian, empat orang penari modern K-pop cover dance dari anggota Hansamo juga tidak kalah tampil keren dengan pakaian warna serba hitamnya. Mereka tampak bersemangat menari tarian yang digrandrungi remaja Indonesia saat ini tersebut.

"Ini memang sengaja dihadirkan tari modern dan tradisional, kita sebenarnya mempunyai budaya masing-masing, dan kita ingin berkolaborasi tanpa melupakan budaya kita sendiri juga," kata salah satu penari K-pop itu, Tiffani (21).

Dengan hadirnya Hansamo tersebut, Duta Besar Korea Selatan Cho Tai-Young mengatakan dalam sambutannya, bahwa acara hari ini dalam rangka menyambut tamu dari pecinta korea di Bandung.

"Hari ini saya mengundang Anda untuk menyampaikan terimakasih, saya dengar kalian ikut aktif memperkenalkan budaya-budaya korea. Maka saya ingin berterima kasih," katanya.

Dalam acara tersebut dipajang tulisan "Ayo Kita Bersatu!" di depan sebelah atas panggung. Di samping tulisan itu terdapat lambang bendera Indonesia dan Korea Selatan. "Jadi kita pasang spanduk hari ini, Indonesia dan korea satu. Saya mencintai Indonesia!," tutup dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA