Saturday, 26 Jumadil Akhir 1443 / 29 January 2022

Saturday, 26 Jumadil Akhir 1443 / 29 January 2022

Mahasiswa Rancang Aplikasi Alquran Berbasis Komputer

Selasa 04 Aug 2015 21:23 WIB

Rep: c16/ Red: Agung Sasongko

Aplikasi Alquran di telepon seluler (ilustrasi).

Aplikasi Alquran di telepon seluler (ilustrasi).

Foto: techmynd.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 34 tim mahasiswa dari 34 perguruan tinggi berlomba-lomba mengajukan rancangan aplikasi Alquran berbasis komputer dalam serangakaian ajang Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) XIV yang berlangsung pada 1 – 8 Agustus 2015 di kampus UI Depok. Masing-masing tim diwajibkan untuk memperesentasikan rancangan aplikasi dihadapan para juri.

Seperti halnya tim mahasiswa asal Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang sebuah aplikasi mengaji yang diberi nama ‘Ngaji Yuk’. Menurut ketua tim Burhanudin Rasyid, aplikasi ‘Ngaji Yuk’ dirancang untuk membantu orangtua mengajarkan anak-anaknya belajar mengaji.

“’Ngaji Yuk’ dirancang untuk anak usia 4-10 tahun agar mudah menghafal Alquran,” kata Burhanudin kepada ROL, Selasa (4/8).

Burhanudin mengaku kelebihan aplikasinya dibandingkan dengan aplikasi lainnya yang sejenis terdapat pada fitur-fiturnya. Aplikasi belajar mengaji ini diisi dengan fitur-fitur yang dapat memudahkan anak-anak untuk menghafal surat-surat pendek dalam Juz Amma, seperti fitur listening dan reading.

Selain fitur listening dan reading yang umum ada diaplikasi lain, menurut mahasiswa jurusan Teknik Informatika ini, aplikasi ‘Ngaji Yuk’ juga memiliki fitur excercising untuk membantu meningkatkan kemampuan mengingat pada anak serta fitur recording untuk membantu orangtua memantau perkembangan belajar anak.

Bersama rekan satu tim nya, Bella Citra Hadini dari jurusan Desain Produk Indistri, Burhanudin mengaku membutuhkan waktu selama kurang lebih tiga bulan untuk penyelesaian aplikasi yang tersedia untuk platform Android ini.

Selain ITS, rancangan aplikasi Alquran berbasis komputer pun dibuat oleh tim mahasiswa asal Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). Dengan latar belakang untuk mengurangi tingkat kenakalan remaja di Makassar, Muhammad Adnan bersama dua anggota tim lainnya merancang aplikasi yang diberi nama ‘Aplikasi Remaja Islami’.

“Dengan palikasi ini kami inigin mengajak para remaja yang jauh dari Islam untuk semakin dekat dengan Islam,” papar mahasiswa jurusan D3 Teknik Telekomunikasi ini.

Aplikasi yang dirancang selama lebih dari satu bulan ini tersedia untuk platform Android spesifikasi Ice Cream Sandwich dan sudah dapat berjalan di smartphone dan tablet. Fitur-fitur yang tersedia dalam aplikasi ini pun erat kaitannya dengan para remaja seperti fitur beranda berisi dakwah tentang remaja dan kehidupannya.

Selain itu, adapula fitur artikel islami, fitur informasi acara-acara seminar Islam dan fitur tanya jawab melalui telpon dan sms langsung dengan para ustaz.

              

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA