Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Sekitar 150 Ribu Kendaraan Pemudik Belum Lintasi Nagreg

Jumat 24 Jul 2015 19:38 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Sejumlah pengendara roda dua terjebak kemacetan akibat peningkatan volume kendaraan di jalur selatan Jabar lintas Nagreg, Jawa Barat, Rabu (15/7).   (Republika/Rakhmawaty La'lang)

Sejumlah pengendara roda dua terjebak kemacetan akibat peningkatan volume kendaraan di jalur selatan Jabar lintas Nagreg, Jawa Barat, Rabu (15/7). (Republika/Rakhmawaty La'lang)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pos Penghitungan Arus Kendaraan Lebaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung menyebutkan sekitar 150 ribuan kendaraan pemudik belum melintasi jalur selatan Jabar lintas Nagreg menuju Cileunyi pada musim arus milir Lebaran.

"Berdasarkan data sisa kendaraan yang belum kembali dari arus mudiknya lewat Nagreg sekitar 150 ribu kendaraan," kata Komandan Pos Penghitungan Arus Nagreg, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo di Nagreg, Bandung, Jumat.

Ia mengatakan, penghitungan jumlah kendaraan itu berdasarkan total kendaraan yang melintas Nagreg selama tujuh hari pada musim arus mudik Lebaran sebanyak 1.165.179 kendaraan.

Sedangkan arus milir kendaraan terhitung sejak Lebaran sampai Jumat (24/7), kata dia, jumlahnya baru 834.126 kendaraan roda dua maupun empat. "Sisanya kemungkinan akan balik Sabtu atau Minggu atau akhir pekan ini bersamaan dengan sudah berakhirnya libur sekolah," katanya.

Menurut dia, sisa kendaraan itu belum tentu akan kembali melewati jalur selatan Jabar lintas Nagreg, melainkan bisa lewat jalur utara.

Selain itu, lanjut dia, kemungkinan ada pemudik yang kembali pulang setelah tujuh hari Lebaran atau saat arus milir untuk menghindari kemacetan. "Ada juga kendaraan yang pulang setelah tujuh hari Lebaran, atau selama masih terjadi arus balik, biasanya mereka adalah kalangan pedagang," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA