Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Partai Suu Kyi Diperkirakan Unggul dalam Pemilu

Kamis 09 Jul 2015 16:33 WIB

Red: Ani Nursalikah

Aung San Suu Kyi menggenggam mawar yang diberikan para pendukungnya kala mengunjungi daerah pemilihan Kawhnu.

Aung San Suu Kyi menggenggam mawar yang diberikan para pendukungnya kala mengunjungi daerah pemilihan Kawhnu.

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, YANGON -- Oposisi utama Myanmar diperkirakan akan unggul dalam perolehan suara pemilu 8 November mendatang.

Partai pimpinan Aung San Suu Kyi memenangi pemilu pada 1990, namun tidak diperbolehkan mengambil alih kekuasaan oleh militer yang menempatkan Suu Kyi dalam tahanan rumah selama 15 tahun.

Ia masih berada dalam tahanan rumah saat berlangsungnya pemilu terakhir pada 2010, yang dimenangkan oleh Partai Uni Solidaritas dan Pembangunan dibawah Thein Sein ditengah boikot NLD dan meluasnya tudingan kecurangan pemilu.

Pengamat berharap pemilu November nanti akan menjadi yang paling bebas dalam sejarah Myanmar, dan Komisi Pemilihan Umum (UEC) menyambut baik kehadiran pemantau asing.

Amerika Serikat termasuk di antara beberapa negara yang memberikan dukungan untuk pemilu. Wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Mark Toner dalam tanggapannya atas penetapan tanggal pemilu itu mengatakan pemilu legislatif yang bisa dipercaya merupakan langkah penting.

Namun, NLD memperingatkan daftar pemilih riskan kesalahan dan mereka melancarkan kampanye dari pintu ke pintu untuk mendorong warga mengecek nama mereka dalam daftar. UEC mengakui adanya masalah karena untuk pertama kalinya memasukkan 30 juta nama dalam daftar pemilih ke komputer. Namun mereka mengatakan pemilih masih bisa melakukan pembetulan.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA