Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

WikiLeaks: NSA Sadap Merkel Bertahun-tahun

Kamis 09 Jul 2015 15:15 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ani Nursalikah

Kanselir Jerman, Angela Merkel

Kanselir Jerman, Angela Merkel

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Sebuah laporan terbaru WikiLeaks akan membuat hubungan Amerika Serikat dan Jerman di ujung tanduk. Pada Rabu (8/7), WikiLeaks melaporkan Badan Keamanan Nasional AS (NSA) telah menyadap telepon Kanselir Jerman selama bertahun-tahun.

NSA juga menyadap penasihat-penasihat terdekat Merkel, memata-matai stafnya dan pendahulunya selama bertahun-tahun. Laporan tersebut mengatakan pengintaian tersebut terjadi lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

"Nama-nama itu terkait dengan beberapa target penyadapan pada Kekanseliran, termasuk Merkel, staf mantan Kanselir Gerhard Schroeder (1998-2002) dan pendahulunya Helmut Kohl," kata WikiLeaks.

Laporan penyadapan yang dirilis pada Rabu berisi detail komunikasi Merkel pada 2009 saat krisis finansial internasional dengan pangeran Uni Emirat Arab, Iran dan penasihat-penasihatnya pada 2011 ketika krisis zona euro.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA