Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Fakta Unik Greenland yang Memikat Wisatawan

Ahad 05 Jul 2015 01:53 WIB

Rep: c26/ Red: Dwi Murdaningsih

Greenland

Greenland

Foto: greenland.go

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidak banyak orang yang tahu hal menarik dari Pulau Greenland. Menilik dari namanya, green berarti hijau, land berarti tanah. Padahal tidak ada tanah apalagi pohon-pohon hijau yang tumbuh di sana.

Faktanya Greenland memiliki begitu banyak hal menarik untuk menjadi tujuan wisata. Di mana Anda bisa mendapatkan pengalaman berbeda dari negara-negara lain. Dilansir dari laman Travel Magazine, Ahad (5/7) Green memiliki fakta menarik yang mungkin akan merubah pandangan Anda untuk mencoba mampir ke daerah salju ini.

Greenland seperti kita tahu merupakan pulau terbesar di dunia. Ironisnya sebagai pulau terbesar, Greenland justru menjadi negara dengan kepadatan penduduk terendah. Selain itu menjadi salah satu negara dengan ibu kota terkecil di dunia.

Wilayah yang besar membuat negara ini menjadi negara terbesar ke-12 di dunia. Walaupun terbesar di dunia, populasinya terbilang sangat sedikit mereka tinggal di kota-kota kecil dan desa-desa di seluruh di negeri ini. Tidak ada jalan raya yang menghubungkan kota-kota tersebut satu sama lain.

Populasi di Greenland hanya sekitar 56.300. Tidak banyak lahan untuk hidup yang membuat masyarakat berbondong-bondong untuk datang ke tempat ini. Sekitar 82 persen dari Greenland tertutup oleh es dan 90 persen penduduk tinggal di pantai barat.

Kebanyakan populasi di Greenland  berasal dari Asia Tengah. Mereka berpindah ke negara ini. Secara geopolitik pulau ini sebenarnya berada di bagian benua Eropa. Namun secara wilayah pulau terbesar di dunia ini masuk dalam wilayah benua Amerika.

Selama hampir 2.500 tahun, Greenland didatangi pergeseran gelombang orang nomaden yang hidup. Mereka hidup di laut dan menggunakan sumber daya yang ada. Tapi masalahnya, mereka selalu meninggalkan negara. Oleh karena itu, satu hari untuk lebih dari dua ribu tahun yang lalu pulau terbesar di dunia tidak punya populasi manusia.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA