Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Sekolah Kepala Daerah Perlu Materi Antikorupsi

Selasa 30 Jun 2015 06:17 WIB

Rep: c20/ Red: Satya Festiani

Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi memberikan keterangan dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (23/6).

Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi memberikan keterangan dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (23/6).

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai materi antikorupsi perlu diterapkan di sekolah kepala daerah. Menurut KPK, penyuluhan pencegahan korupsi sangat penting bagi calon kepala daerah.

"Kami pikir materi antikorupsi penting untuk sekolah kepala daerah itu," kata Wakil Pimpinan KPK Johan Budi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (29/6).

Namun, menurut Plt Pimpinan KPK Indrianto Seno Adji, lembaga antirasuah tidak perlu terlibat pada sekolah kepala daerah itu. Mengingat kader partai politik, Indrianto menilai sudah selayaknya partai memiliki kajian tentang penyuluhan pencegahan korupsi.

"Ini semua yang terkait sekolah kan lebih pada instensitas politik. Kami tidak perlu terlibat," ujar Indrianto.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri membuka sekolah partai calon kepala daerah di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Ahad (28/6) kemarin. Sekolah partai itu diikuti oleh sejumlah calon kepala daerah yang akan maju dalam pilkada serentak dan para calon tersebut dibekali pengetahuan untuk memenangi pilkada mulai dari cara berkomunikasi, cara berkampanye, hingga politik anggaran.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA