Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Pembicaraan Nuklir Iran akan Lewati Batas Waktu Ditentukan

Senin 29 Jun 2015 05:10 WIB

Rep: C23/ Red: Yudha Manggala P Putra

Fasilitas nuklir Iran

Fasilitas nuklir Iran

Foto: telegraph.co.uk

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pejabat senior Amerika Serikat (AS) mengatakan pembicaran nuklir Iran akan melampaui batas waktu resmi yang telah ditentukan sebelumnya. Hal ini juga diakui Menteri Luar Negeri Iran Mohammed Javad Zarif.

Zarif mengungkapkan kehadiran pengamat mungkin dibutuhkan dalam pembicaraan negosiasi nuklir Iran dengan negara kekuatan dunia, yang sedang berlangsung Wina. "Pengamat mungkin dibutuhkan untuk membimbing atau melakukan batu sandungan dalam negosiasi," ucapnya, seperti dikutip BBC News, Ahad (28/6).

Selain itu, Zarif juga menerangkan, saat ini, Menteri Luar Negeri AS John Kerry, juga telah meninggal Teheran pada Sabtu (27/6). Kerry diperkirakan akan kembali ke Iran pada Senin.

Pembicaraan nuklir Iran kali ini membahas soal pembatasan kegiatan nuklirnya. Hasil dari negosiasi ini akan berakhir dengan diangkatnya sanksi internasional terhadap Iran.

Negosiator AS dalam perundingan nuklir Iran juga sedang diawasi ketat, terutama oleh Israel. Negara itu mengecam keras perundingan nuklir yang sedang dilangsungkan Iran dengan kekuatan dunia, yakni AS, Jerman, Inggris, Prancis, dan Rusia.

Bahkan Perdana Menter Israel Benjamin Netanyahu menyebut perundingan itu sebagai hal yang buruk. "Kesepakatan buruk ini (nuklir Iran), menjadi lebih buruk dari hari ke hari," ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA