Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

 

Semarak di Kampung Ramadhan UNIDA Gontor

Kamis 18 Jun 2015 17:06 WIB

Rep: c38/ Red: Damanhuri Zuhri

Pondok Modern Gontor mengawali cara transformasi wakaf tradisional.

Pondok Modern Gontor mengawali cara transformasi wakaf tradisional.

Foto: Republika/Damanhuri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menyemarakkan Ramadhan 1426 H, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Ponorogo mengadakan Kampung Ramadhan UNIDA (KRU) bertema Menggapai Berkah di Bulan yang Suci. Sejumlah acara digelar, mulai dari Kajian Indah, bazaar, Mukim Ramadhan, sampai Festival Anak Islam. 

“Ini acara Ramadhan pertama yang diselenggarakan Universitas Darussalam Gontor, sekaligus menandai tahun pertama berdirinya UNIDA,” kata Ketua Panitia UNIDA, Ustaz Usamah Abdurrahman kepada Republika, Kamis (18/6).

Semarak Kampung Ramadhan UNIDA dilaksanakan 1-17 Ramadhan. Setiap hari, diadakan Kajian INDAH (Ilmiah Menanti Datangnya Berkah) di Kampus UNIDA, mulai ba'da Ashar sampai tiba waktu Maghrib. Panitia juga menyediakan 50 nasi kotak untuk peserta kajian dan free takjil.

Kegiatan unggulan Kampung Ramadhan UNIDA adalah Mukim Ramadhan. Panitia mengundang masyarakat yang ingin menuntut ilmu untuk belajar dari para dosen, tokoh, ulama, dan kyai di Gontor.

“Mukim Ramadhan ini semacam pesantren kilat selama lima hari, 23-27 Juni. Tema utamanya Islamic Worldview, yang akan diisi Dr Hamid Fahmy Zarkasyi dan kawan-kawan,” tambah Ketua Panitia KRU.

Puncaknya, UNIDA akan menggelar FAKHRU (Festival Anak KRU). Festival ini berupa perlombaan antar TPA se-Ponorogo yang ditutup dengan peringatan Nuzululquran. Ada delapan cabang perlombaan, antara lain lomba puitisasi ayat Alquran, lomba tilawah, dan lomba kaligrafi.

Selain itu, panitia juga membuka bazaar kuliner dan buku, TEDUH (Kajian Tauhid Sewaktu Dhuha), serta Lomba dan Pameran Fotografi Islami.

Seluruh kegiatan ini terbuka untuk umum, “Kami ingin memberikan sumbangsih kepada lingkungan sekitar pesantren dan masyarakat Ponorogo secara umum,” tambah Ustadz Usamah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA