Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Stok BBM di Lampung Tersedia Hingga Lebaran

Kamis 11 Jun 2015 17:42 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Karta Raharja Ucu

Seorang petugas melayani penjualan bahan bakan minyak (BBM) di salah satu SPBU Kawasan Grogol, Jakarta, Selasa (28/4)

Seorang petugas melayani penjualan bahan bakan minyak (BBM) di salah satu SPBU Kawasan Grogol, Jakarta, Selasa (28/4)

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1436 H, PT Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Cabang Panjang, menyatakan stok bahan bakar minyak tersedia cukup hingga lebaran Idul Fitri 1436 H.

"Stok BBM sampai lewat lebaran pada Juli mendatang aman," kata Head Operation PT Pertamina TBBM Panjang, Purwanta, seusai mengikuti rakor persiapan Ramadhan 1436 H di Pemprov Lampung, Kamis (11/6).

Menurutnya, stok BBM di tanki penampungan TBBM Panjang tersedia cukup dengan pasokan 4-5 ribu ton per hari. Rinciannya, pada 10 Juni 2015, stok BBM jenis Pertamax sebanyak 3.933 kiloliter (kl) untuk konsumsi 9,3 hari.

Kemudian, BBM jenis premium sebanyak 18.003 kl stok ini untuk konsumsi 8,6 hari. Sedangkan jenis solar sebanyak 9.780 kl untuk konsumsi selama 6,3 hari. Untuk Pertadex sebanyak 116 kl untuk 38,7 hari. Sedangkan minyak bakar sebanyak 1,089 kl untuk stok selama 9,9 hari.

Pertamina TBBM Panjang akan menerima pasokan dari TBBM Tanjung Gerem dan RU II Dumai, bila terjadi kekurangan stok di tanki terminal. Selain itu, pihaknya melakukan pola alternatif suplai bila pola distribusi regular tidak tercukupi. Namun, bila suplai alternatif juga tidak dapat makan suplai BBM menggunakan mobil tangki dari TBBM Kertapati, TBBM Pulau Bai dan TBBM Baturaja.

Ia mengatakan ada kendala distribusi BBM ke Kabupaten Tulangbawang, karena kondisi jembatan dan jalan yang rusak. Sehingg, mobil tangki Pertamina harus memilih jalur lain, sehingga sering terjadi keterlambatan beberapa jam ke belasan SPBU di kabupaten tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA