Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Lindswell Pastikan Target Emas Wushu di SEA Games Terpenuhi

Senin 08 Jun 2015 17:21 WIB

Red: Citra Listya Rini

Atlet Wushu Indonesia Lindswell Kwok

Atlet Wushu Indonesia Lindswell Kwok

Foto: ANTARA FOTO/SAPTONO

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Medali emas yang diraih Lindswell dari nomor tajijian putri memastikan target empat emas cabang olahraga wushu Kontingen Indonesia pada SEA Games 2015 terpenuhi, Senin (8/6).

Lindswell memenuhi ambisinya meraih medali emas keduanya yang juga medali keeempat tim wushu Indonesia pada pertandingan yang digelar di Hall 2 Singapura Expo itu.

Pada laga hari ketiga cabang itu, Lindswell membukukan nilai tertinggi 9,73 setelah tampil apik dan penuih karakter pada nomor pedang itu.

Medali perak taijiian itu diraih atlet Singapura Valeri Ling En Wee dengan skor 9,71 Perunggu diraih oleh. Sin Yi Ng dari Malaysia dengan skor 9,69. Atlet Indonesia lainnya Cindy Martono di peringkat kelima dengan nilai 9,59.

"Saya senang bisa meraih emas kedua ini, terima kasih atas dukungan semuanya. Dari awal memang saya sudah optimistis dan semuanya sesuai harapan," kata Lindswell.

Sementara itu harapan emas Indonesia pada nomor pedang pupus setelah Ahmad Hulaefi harus mengakui keunggulan Xuan Hiep Tran dari Vietnam. Hulaefi harus puas dengan medali perak setelah mengumpulkan nilai 9,71, sedangkab Tran unggul tipis 9,72. Medali perunggu diraih Is Wei Lim dari Singapura.

Sukses Linsdwell juga kian memantapkan keungulan Indonesia di cabang bela diri SEA Games 2015. Emas Lindswel juga menjadikan target tim wushu terpenuhi yakni meraih empat medali emas.

Lindswell yang tampil pada kesempatan ketiga tampil sangat percaya diri. Dibalut pakaian berwarna hijau muda gadis kelahiran Medan tahun 1991 itu meliuk-liuk memainkan pedangnya.

Dengan kemenangan itu, maka Lindswell memastikan hattrik emas SEA Games yang diraihnya sejak SEA Games 2011 di Indonesia. Bedanya kali ini ia mencatatkan dua medali emas menambah yang juga diraih sehari sebelumnya pada nomor taijiquan atau gerakan tangan kosong.

Dipecahnya nomor itu membuatnya bisa meraih dua emas di Singapura. Meski sejak awal telah diprediksi akan mampu meraih emas, namun ia tidak jumawa. Bahkan ia tidak berani sesumbar meski dalam beberapa kejuaran internasional ia selalu berada di posisi teratas dibanding atlet Asia Tenggara lainnya.

"Saya tidak pernah menjadikan kemenangan dan sukses sebelumnya untuk pertandingan hari ini, hari ini harus dihadapi hari ini secara maksimal," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA