Friday, 18 Jumadil Akhir 1443 / 21 January 2022

Hari Ini Perwakilan 17 Negara Akan Bicarakan Nasib Ronghiya

Jumat 29 May 2015 05:05 WIB

Rep: C15/ Red: Julkifli Marbun

Pengungsi Rohingya

Pengungsi Rohingya

Foto: Youtube

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Sebanyak 17 perwakilan negara akan kumpul untuk membicarakan tindak lanjut dari kasus pengungsian warga Ronghiya. Jumat (29/5) bertempat di Bangkok, para pimpinan negara ini akan membicarakan krisis migran yang terjadi di Myanmar.

Pertemuan ini nantinya akan membahas soal akar penyebab dari eksodus ini. Sebab, sangat miris ketika kejadian ini disangkut pautkan pada persoalan yang klise atau bahkan menjadi momen bagi orang yang hendak memecah perdamaian negara.

"Negara ASEAN akan segera berkonsolidasi dan akan menentukan sikap terhadap Myanmar jika tak terjun langsung untuk mengurus warga Ronghiya," ujar Sam Zarifi, Direktur Asia untuk Komisi Ahli Hukum Internasional seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (29/5).

Lebih dari 3.500 migran kelaparan sejak tiba di Thailand, tanah Malaysia dan Indonesia sementara PBB memperkirakan ada 2.500 lebih masih takut terjebak di laut sebagai pendekatan musim hujan. Sebagian besar migran adalah Muslim Rohingya melarikan diri dari penganiayaan di Buddha mayoritas Myanmar atau Bangladesh mencoba untuk keluar dari kemiskinan.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA