Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Perdagangan Daging Penyu dan Hiu Masih Terjadi di Jayapura

Senin 25 Mei 2015 13:57 WIB

Red: Hazliansyah

Sejumlah wisatawan meletakkan penyu hijau (Chelonia Mydas) di pinggir pantai saat pelepasan kembali binatang langka itu di Pantai Kuta, Bali, Rabu (13/8).     (Antara/Nyoman Budhiana)

Sejumlah wisatawan meletakkan penyu hijau (Chelonia Mydas) di pinggir pantai saat pelepasan kembali binatang langka itu di Pantai Kuta, Bali, Rabu (13/8). (Antara/Nyoman Budhiana)

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Pembantaian penyu yang dilakukan para nelayan di Jayapura masih sering kali terjadi. Hal itu terlihat dari dijualnya daging penyu di tempat penjualan ikan (TPI) Hamadi Kota Jayapura.

Pantauan di lokasi, Senin, dari informasi yang diperoleh terungkap daging penyu dijual seharga Rp 50.000/tumpuk.

"Memang hampir setiap hari ada satu atau dua ekor penyu yang dibunuh dan dagingnya dijual," ujar Amir, salah seorang penjual ikan yang sehari-hari berjualan di TPI Pasar Hamadi.

Menurutnya, selain penyu sesekali juga ada rekan penjual ikan yang menjual telur penyu dengan harga Rp 20.000/tumpuk.

Namun, kata dia, untuk telur penyu jarang ada dan kalaupun ada jumlahnya terbatas.

Selain penyu di TPI pasar Hamadi juga nampak ikan hiu yang siripnya sudah diambil terlebih dahulu dan dagingnya dijual Rp 20.000/potong.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA