Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Petral Dibubarkan

Petral Diaudit, Jika Ditemukan Pidana akan Diproses Hukum

Kamis 14 May 2015 15:52 WIB

Rep: c85/ Red: Joko Sadewo

Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kiri), Menteri ESDM Sudirman Said (kedua kanan), Dirut PT Pertamina Dwi Soetjipto (kiri) dan Komisaris Utama PT Pertamina Tanri Abeng (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan terkait proses penghentian kegiatan Petral

Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kiri), Menteri ESDM Sudirman Said (kedua kanan), Dirut PT Pertamina Dwi Soetjipto (kiri) dan Komisaris Utama PT Pertamina Tanri Abeng (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan terkait proses penghentian kegiatan Petral

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menyusul keputusan Pertamina untuk membubarkan Pertamina Energy Trading Limited atau Petral, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menegaskan akan ada proses audit. Proses audit investigasi akan dilaksanakan segera setelah keluar keputusan untuk melikuidasi Petral Group, yang memiliki asset 2 miliar dolar AS tersebut.

"Pada dasarnya diharuskan dilakukan audit investigasi, ini yang kami minta pada direksi dan komisaris untuk menunjuk siapa yang akan ditunjuk sebagai auditornya," jelas Rini saat konferensi pers di kantornya, Rabu (13/5).

Lebih lanjut Rini menyebut, apabila dalam audit nanti ditemukan tindak pidana atau pelanggaran hukum yang harus ditindaklanjuti, maka hal itu harus dilaporkan kepada penegak hukum termasuk kepada KPK.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA