Saturday, 20 Syawwal 1443 / 21 May 2022

Mahasiswa Muslim Amerika Luncurkan Jilbab Nyaman

Selasa 12 May 2015 09:36 WIB

Rep: c30/ Red: Damanhuri Zuhri

Gaya hijab cantik

Gaya hijab cantik

Foto: styles-guide.com

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -– Mahasiswa muslim Amerika menawarkan sebuah solusi untuk masalah umum yang sering dirasakan wanita berjilbab di tengah cuaca panas. 

“Proyek jilbab K. Sultana ini menawarkan solusi jilbab yang nyaman, sederhana, namun tetap modis bagi wanita muslim Amerika, “ kata Gooher.

Dalam Islam, jilbab bukan hanya sebagai ikon agama, jilbab sebagai salah satu kewajiban berpakaian wanita menurut ajaran Islam. Maka, tidak heran jika proyek Gooher disambut baik para wanita muslim di Amerika.

“Kami percaya setiap wanita layak di perlakukan sebagai ratu, untuk itu jilbab ini saya namakan K. Sultana,” ujar Omar Goheer mahasiswa University of Maryland jurusan Kimia dan Ekonomi murni saat diwawancarai The Diamond diliansir onislam.net, Selasa (12/5).

Gooher mengatakan, K. Sultan dalam bahasa Arab berarti Queen atau raja, dan wanita berhak menyandangnya. Wanita berhak mendapatkan pendidikan yang layak, juga kesaamaan hak hidup di dalam masyarakat yang sama.

Ekonom YouGo, jejak pendapat menemukan sebagian besar orang AS percaya muslim AS merupakan korban diskriminasi di tengah serangan terakhir terhadap masyarakat.

Meski begitu, menurut survei menemukan muslim Amerikalah yang paling moderat saat ini. Muslim AS juga menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap iman mereka dan tidak melihat konflik inheren antara menjadi saleh dan hidup dalam masyarakat modern.

Penjualan pertama jilbab K. Sultana, Gooher menyumbangkan keuntungannya 7,50 US dolar untuk kelompok sipil, salah satunya Muslimat Al-Nissa. Sebuah tempat penampungan bagi perempuan muslim tunawisma di Baltimore.

Perusahaan ini juga terhubung dengan ICNA Relief, kelompok 12 tempat penampung perempuan muslim  di seluruh negeri. Relief and Develompent, sebuah perusahaan bantuan internasional nirlaba yang mendapat 12 persen dari laba online.

Seorang Mahasiswia Maryland, Beidi Luo mengatakan senang dengan produk jilbab K. Sultana, menurutnya jilbab K. Sultana bagus, sederhana, dan memberikan kenyamanan saat dipakai.

Selain jilbab, K. Sultana juga menyediakan syal, mahasiswa baru jurusan sistem informasi dan pasokan rantai manajemen utama juga membeli syal K. Sultana.

Gooher berusaha memperluas bisnisnya dengan bekerja di Digman Pusat Founders Fearless Program Kewirausahaan dan Startup Shell. “Misi kami adalah untuk meningkatkan pembelian syal,” kata Gooher

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA