Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Foto Selfie Tahanan dalam Penjara di Canberra Bikin Geger

Senin 11 May 2015 19:44 WIB

Red:

abc news

abc news

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Penjara Alexander Maconochie (AMC) di Canberra, Australia, mendapat kecaman setelah foto selfie dari dua narapidana yang berpose bersama di dalam sel diunggah ke Facebook bulan lalu.

Partai Liberal menyerukan kembali adanya kajian terhadap keamanan penjara, setelah muncul serangkaian pelanggaran.

Foto yang diunggah di halaman Facebook narapidana Harley Stott itu menunjukkan dirinya berpose dengan narapidana lain di dalam sel AMC.

Stott sedang menunggu vonis atas penembakan yang dilakukannya di wilayah Gowrie, pada bulan Februari lalu.

Halaman Facebook Stott menunjukkan, ia juga telah membuat sejumlah posting larut malam ke media social itu.

Juru bicara Otoritas Hukum dan Keamanan setempat mengkonfirmasi bahwa foto-foto itu diambil di dalam sebuah sel di AMC. Unggahan terbaru ini menyusul serangkaian insiden di dalam penjara tersebut, tempat di mana ponsel telah digunakan oleh narapidana untuk mengakses internet, termasuk bocornya rekaman pertarungan di penjara.

Salah seorang juru bicara oposisi, Andrew Wall, mengatakan, pelanggaran keamanan menjadi "warisan bagi penjara", dan menyerukan adanya kajian terhadap keamanan di fasilitas itu.

"Hal ini sangat memprihatinkan. Ini adalah contoh lain dari praktik keamanan penjara yang dilanggar. Saya pikir, jenis pelanggaran ini, misalnya ponsel yang terus masuk ke penjara, menyoroti bahwa sistem keamanan dari fasilitas ini sungguh sederhana,” ujarnya baru-baru ini.

Ia menerangkan, "Saya memperkuat seruan sebelumnya bahwa saya dan Oposisi telah meninjau praktek keamanan di penjara dan melihat apa yang dilakukan secara nasional dan internasional sebagai praktek terbaik untuk mengurangi perilaku ini."

Andrew juga, sekali lagi, menyerukan adanya 'penggantian menteri'.

"Saya tak berpikir kita akan melihat perubahan dalam jenis insiden di penjara ini hingga kita memiliki menteri baru atau perubahan sikap pada si menteri," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA