Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Gunung Karangetang di Sulawesi Utara Meletus

Jumat 08 May 2015 19:19 WIB

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Bayu Hermawan

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gunung Api Karangetang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara meletus, pada Kamis (7/5) pukul 14.00 WITA.

"Terjadi erupsi disertai guguran lava pijar yang menimbulkan awan panas dan debu vulkanik tebal," ujar Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (8/5).

Sutopo melanjutkan, awan panas meluncur dari Gunung Api Karangetang ke sisi timur sejauh empat kilometer. Sedangkan pada Jumat (8/5) pagi, terjadi satu kali luncuran awan panas dengan jarak luncur 2,5 km.

Luncuran awan panas mengarah ke selatan pusat letusan atau mengarah ke Kali Kahetang dan Kali Awang. Saat ini lontaran batu pijar dan awan panas masih terus berlangsung.
 
"Tidak ada korban jiwa. Sementara jumlah pengungsi sebanyak 465 orang, para pengungsi tersebar di tiga titik pengungsian," katanya.

Pengungsi berasal dari Kelurahan Bebali,  Kecamatan Siau Timur yang berada di radius 5 km dari puncak kawah. Pengungsi tidak membawa barang apa-apa karena kejadian mendadak.

Ia menambahkan, masyarakat setempat sudah terbiasa dengan letusan Gunung Api Karangetang. Namun letusan dengan awan panas kemarin cukup besar sehingga masyarakat langsung mengungsi.
 
Saat ini, BPBD Kabupaten Sitarotelah memberikan pelayanan kebutuhan dasar bagi pengungsi. Pendataan masih dilakukan.

Kebutuhan mendesak yang diperlukan pengungsi antara lain masker, permakanan, lauk pauk, pakaian, selimut, makanan bayi, dan alas tidur.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA