Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Aneh, Pemerintah Afsel Canangkan Pantai Telanjang

Kamis 07 May 2015 18:34 WIB

Rep: MGROL38/ Red: Winda Destiana Putri

Salah satu pantai di Kwazulu-Natal

Salah satu pantai di Kwazulu-Natal

Foto: Dailymail

REPUBLIKA.CO.ID, KWAZULU NATAL -- Pemandangan turis yang berbikini di area pantai mungkin bukan hal aneh bagi kita, namun bagaimana jika turis bertelanjang bulat tanpa sehelai benang pun berkeliaran di pantai?

Nampaknya hal aneh tersebut akan dicanangkan oleh pemerintah kota Kwazulu-Natal dengan membuka "pantai telanjang" di Pantai Mpenjati, Afrika Selatan.

Seperti dikutip laman Dailymail Kamis (7/5), pemerintah setempat akan melegalkan aksi telanjang di pantai tersebut. Pekan ini, pantai tersebut mulai dibuka untuk ribuan turis yang ingin menanggalkan pakaiannya dan bermain bebas di pantai tersebut tanpa merasa risih.

Juru bicara South African Naturists Association (Sanna), Serge Pavlovic menyatakan kebanggaannya bisa membuka konsep pantai yang pertama ada di dunia itu. "Ini adalah legal, meski akan ada banyak jenis emosi berkumpul disini, terutama mereka yang tidak mengerti bahwa para naturists hanya ingin menyatu dengan alam. Ini tidak ada hubungannya dengan seksual," jelasnya.

Bahkan Pavlovic berkeinginan pantai ini dapat dikunjungi oleh turis dari pelbagai dunia. Dia juga berharap bahwa turis-turis telanjang yang mengunjungi pantai ini bisa menikmati waktunya tanpa mengalami tekanan.

Meski begitu, pembukaan pantai tersebut tidaklah berjalan mulus. Pasalnya, sekelompok warga yang tergabung dalam Concerned Citizens Group menghubungi polisi dan meminta agar turis-turis yang bertelanjang ditangkap.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA