Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Empat Tentara Tunisia Tewas dalam Serangan Militan

Rabu 08 Apr 2015 05:39 WIB

Rep: Melisa Riska Putri/ Red: Bilal Ramadhan

Polisi Tunisia bersiaga setelah sekelompok pria bersenjata menembaki Museum Nasional Bardo, Rabu (18/3)

Polisi Tunisia bersiaga setelah sekelompok pria bersenjata menembaki Museum Nasional Bardo, Rabu (18/3)

Foto: EPA

REPUBLIKA.CO.ID, TUNIS-- Kelompok militan menyerang sebuah pos pemeriksaan militer Tunisi, Selasa (7/4). Empat tentara tewas dan tiga orang lainnya terluka dalam serangan yang terjadi di wilayah tengah, perbatasan Aljazair.

Pasukan Tunisia telah memperketat keamanannya sejak serangan bersenjata di museum nasional Bardo bulan lalu. Serangan di museum tersebut yang menewaskan 21 wisatawan asing juga menjadi serangan militan terburuk di Afrika Utara selama lebih dari satu dekade.

Juru bicara militer, Belhassen Ousalti mengatakan, pos pemeriksaan diserang dekan kota Sbitla, Kasserine tengah. "Pasukan keamanan sedang mengejar teroris di dekat daerah pegunungan Jabal Mguila," katanya.

Dilaporkan, 30 hingga 35 militan terlibat dalam serangan itu. Militan tersebut melepaskan tembakan dengan senapan otomatis di pos pemeriksaan. Sejak 2011, Tunisia telah melihat munculnya Islam ultra-konservatif. Beberapa gerakan termasuk kelompok militan lokal Ansar al-Sharia dan Okba Ibn Nafaa telah melakukan kekerasan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA