Senin, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 Januari 2020

Senin, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 Januari 2020

Jamur Serang Tanaman Karet di Aceh Utara

Jumat 03 Apr 2015 13:40 WIB

Red: Muhammad Hafil

Penyadapan karet

Penyadapan karet

Foto: Dok. republika

REPUBLIKA.CO.ID, LHOKSEUMAWE --  Sebagian besar tanaman karet di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, diserang penyakit jamur akar putih. Sehingga mengakibatkan batang membusuk dan akhirnya mati.


Kasi Perlindungan Tanaman pada Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Aceh Utara Muslim di Lhokseumawe, Kamis (2/4) mengatakan, akibat penyakit mengakibatkan produktivitas getah menurun.


Eskalasi serangan penyakit tersebut, katanya, terjadi antara 8 hingga 12 persen setiap hektare. "Akibat serangan jamur, produktivitas tanaman jelas menurun dan menyebabkan tanaman tidak dapat berkembang dengan baik dan akhirnya busuk dan mati," katanya.


Muslim menyebutkan, ciri-ciri tanaman karet yang sudah terserang jamur akar putih adalah daun menjadi kerdil dan tidak berbentuk normal seperti biasanya.


Akarnya menjadi busuk serta akan tumbang dan selanjutnya tanaman akan mati, sedangkan usia tanaman yang rentan terhadap serangan jamur itu terjadi mulai 2 hingga 4 tahun.


"Penyakit akibat jamur ini akan menular pada tanaman sejenis lainnya secara cepat melalui persinggungan akar," ucapnya.


Sementara itu, untuk upaya antisipasi yang telah dilakukan oleh pihaknya, kepada petani karet di Aceh Utara, adalah dengan memberikan penyuluhan.


Diantaranya berupa penggalian pematang lebih kurang satu meter pada setiap tanaman, serta penanaman tanaman antagonis terhadap tanaman karet, seperti kunyit, jahe, lengkuas dan tanaman sejenis lainnya, terang Kasi Perlindungan Tanaman Aceh Utara itu.


Disebutkan, daerah konsentrasi perkebunan karet milik rakyat di Kabupaten Aceh Utara terdapat di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Lhoksukon, Simpang Kramat, Cot Girek dan Kecamatan Tanah Jambo Aye. Sedangkan luas lahan tanaman karet secara keseluruhan di Aceh Utara adalah 8.204 Ha.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA