Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Imunisasi Penting untuk Turunkan Angka Kematian Anak

Ahad 15 Mar 2015 06:00 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pemberian imunisasi ke anak.

Pemberian imunisasi ke anak.

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia menyatakan bahwa pemberian imunisasi untuk menurunkan kematian anak-anak. Subdit Imunisasi Direktorat Simkarkesma Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Kemenkes Indonesia Iqbal Djakaria mengatakan, imunisasi diberikan untuk mencegah penyakit berbahaya.

“Imunisasi menekan penyakit yang bisa menyerang anak-anak, seperti polio, campak, hingga difteri. Sehingga, dapat menurunkan kematian,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (13/3).

Efektivitas imunisasi diklaimnya sudah terbukti saat vaksin memberantas penyakit cacar tahun 1974. Indonesia kemudian berhasil bebas dari ancaman penyakit cacar.

Selain itu, imunisasi juga telah mengeliminasi maternal dan neonatanal tetanus di tiga wilayah, diantaranya Pulau Jawa, Sulawesi. Indonesia juga telah dinyatakan bebas polio dan telah menerima sertifikat bebas polio di Conference Hall World Health Organization pada Maret 2014.

Namun, pihaknya tetap berada dalam kondisi upaya pemberantasan penyakit lainnya seperti campak hingga difteri. Target pelaksanaan imunisasi diakuinya telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Saat ini, imunisasi dibagi menjadi tiga yaitu wajib, tambahan, dan pilihan. Untuk imunisasi wajib terdiri dari BCG, DPT, polio, campak, dan hepatitis B.

Untuk imunisasi dasar lengkap untuk anak-anak yaitu hepatitis B, BCG, polio 1, dan polio 2. “Vaksin ini tidak dikenakan biaya,” ujarnya

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA