Minggu, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 Januari 2020

Minggu, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 Januari 2020

Tinggi Merkuri, Sushi Tuna Tidak Disarankan Dikonsumsi

Ahad 08 Feb 2015 11:06 WIB

Rep: MG ROL 33/ Red: Indira Rezkisari

Beragam jenis sushi.

Beragam jenis sushi.

Foto: Republika/Raisan Al Farisi

REPUBLIKA.CO.ID, Anda penikmat sushi? Kini Anda wajib lebih berhati-hati jika ingin menyantap sushi. Penelitian yang dilakukan Michigan Of University, Amerika Serikat, mengungkapkan ikan tuna yang biasa dipakai dalam susi yakni tuna yellowfin hawaii mengandung kadar merkuri yang terus meningkat tiap tahunnya.

Para ilmuwan dalam beberapa waktu terakhir mengatakan kandungan air laut yang mengandung merkuri selalu meningkat. kandungan merkuri yang terdapat dalam tuna yellowfin hawaii pun meningkat 3,8 persen per tahun, bahkan lebih. Namun, penelitian ini baru merupakan penelitian awal.

Menurut salah satu peneliti yang dikutip dari laman Shape, Ahad (8/2), Ashley Koff RD mengatakan untuk tetap menikmati sushi yang rendah merkuri gunakan kalkulator seafood untuk mengetahui porsi yang aman untuk dikonsumsi.

Merkuri yang masuk ke dalam tubuh Anda setiap waktu atau memakan makanan yang mengandung logam berat terlalu sering akan menyebabkan kelemahan otot, sakit kepala, perubahan fungsi hati, dan menggangu pengingatan dalam otak.

Ikan yang mengandung merkuri juga berbahaya bagi wanita hamil, anak-anak, dan orang yang memiliki penyakit jantung. Terlalu sering mengkonsumsinya, Anda akan mengalami keracunan. Untuk ibu hamil lebh baik memakan ikan yang memiliki omega-3 yang lebih banyak seperti salmon atau sarden.

Jika tetap ingin mengkonsumsi sushi, direkomendasikan tidak memilih ikan tuna. Alasannya, ini tua memiliki kandungan merkuri yang lebih tinggi. Anda sebaiknya lebih memilih untuk mengonsumsi belut, kepiting, salmon, atau rumput laut. Anda juga bisa menhindari makan sushi dari restoran dan membuatnya di rumah dengan ikan-ikan rendah merkuri.

Rutgers University pernah melakukan penelitian sebelumnya mengenai kandungan merkuri. Penelitian yang dilakukan menjelaskan bahwa orang yang lebih banyak makan sushi yang menggunakan jenis ikan yang lebih tinggi merkuri seperti tuna akan berisiko keracunan merkuri berlebihan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA