Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

'Tak Usah Dilarang Aliran Isa Bugis Tutup Sendiri'

Kamis 29 Jan 2015 23:25 WIB

Rep: c14/ Red: Karta Raharja Ucu

Aliran sesat (Ilustrasi).

Aliran sesat (Ilustrasi).

Foto: IST

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Majelis Syura Persatuan Umat Islam (PUI), Ahmad Rifai mengatakan, saat ini aliran Isa Bugis kian meredup persebarannya. Bahkan, di Sukabumi, Jawa Barat, sekolah-sekolah maupun pusat Isa Bugis sudah banyak tutup oleh inisiatif pengikut aliran Isa Bugis sendiri.

Nggak usah dilarang, tutup sendiri. Di Sukabumi, banyak itu. Kan awalnya memang dari Sukabumi,” ujar Ahmad Rifai, Kamis (29/1).

Ahmad Rifai mengatakan, di Sukabumi, perkembangan aliran Isa Bugis dahulu berada di bawah bimbingan seorang tokoh bernama KH Qohar. Kemudian, berdiri Yayasan Ad Dakwah di Cibadak dan juga Yayasan Proklamasi.

Hingga kini, kata Ahmad Rifai, yang mengaku pernah cukup lama menjalin komunikasi dengan sejumlah pengikut Isa Bugis, aliran ini bisa ditelusuri pula kegiatannya di dunia maya.

“Sempat berkembang dulu di Yayasan ad-Dakwah di Cibadak. Mereka dulu berkembang di situ, dengan KH Qohar, kemudian mereka berpisah,” tutup Ahmad Rifai.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA