Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Soal Dugaan Ajarkan Aliran Sesat, Ini Respons SMP Proklamasi Parung

Senin 19 Jan 2015 14:16 WIB

Rep: c01/ Red: Agung Sasongko

Aliran sesat (Ilustrasi).

Aliran sesat (Ilustrasi).

Foto: IST

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Parung, Kabupaten Bogor, Dadi Kurnia mengatakan, SMP Proklamasi mengajarkan pendidikan agama tidak menggunakan buku panduan agama yang ditetapkan dalam kurikulum. Mereka justru memanfaatkan diktat dan tulisan tangan.

Salanjutnya, kata Dadi, orang tua murid yang belajar di sekolah tersebut merasa curiga terhadap ajaran agama di SMP Proklamasi. Kemudian ia menanyakan ke seorang guru agama yang berkompeten dalam agama Islam. "Setelah itu, guru tersebut melaporkan ke MUI setempat perihal ajaran sesat yang diajarkan di SMP Proklamasi Parung," ucapnya, Senin (12/1).

Dadi menduga, guru agama dan yayasan adalah pengikut aliran Isa Bugis. Namun, hal itu belum bisa dibuktikan.

Saat dipanggil MUI, sampai hari (19/1) ini yayasan dan guru agama tersebut belum hadir. Saat dikonfirmasi, yayasan berdalih ada urusan lain yang harus segera diselesaikan. Sedangkan guru agama beralasan ibunya sedang sakit.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA