Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Sebelum Meninggal, Verrys 'Mahar' Sempat Keluhkan Sakit Kepala

Rabu 14 Jan 2015 02:22 WIB

Rep: c94/ Red: Agung Sasongko

Sampul novel Laskar Pelangi edisi Amerika Serikat berbahasa Inggris dengan judul--The Rainbow Troops

Sampul novel Laskar Pelangi edisi Amerika Serikat berbahasa Inggris dengan judul--The Rainbow Troops

Foto: www.coroflot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebelum kepergian Verrys Yamarno atau yang lebih dikenal sebagai Mahar dalam Film Laskar Pelangi itu sempat mengeluhkan sakit di bagian kepalanya. Hal itu diceritakan oleh pemilik kosanya saat ditemui di Jalan Kramat 5 RT 05 RW 09 Nomor 13, Kelurahan Kenari Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

"Dia sempat cerita sama saya dulu pernah mengalami kecelakaan. Sejak itu ia menderita Vertigo. Dan beberapa haru lalu mengeluh sakit di bagian kepalanya dan sempat muntah-muntah"kata Swan (69 tahun) kepada ROL, Selasa (13/1).

Empat hari lalu, lanjut Swan, Verrys sempat drop dan istirahat di kamar. Ia pun sempat menawarkan untuk membuatkan bubur pada aktor kelahiran Gantung 17 Maret 1996 itu.

Wanita yang akrab di sapa Mamih Swan oleh Verrys itu sempat menceritakan. Kejadian itu ketika kedua temannya yakni Zulfani Fasa (pemeran aktor Ikal di Film Laskar Pelangi) bersama M.Anugrah Setdiansyah medapati Verrys terbujur kaku di kamar berukuran 3x4 yang ditinggali mereka. Karena panik, akhirnya Swan mencoba meminta bantuan tetangga, namun setelah diketahui sudah tidak bernyawa. Zulfani dan Anugrah melaporkannya ke Polsek Metro Senen.

Verrys Yarmano merupakan mahasiswa semester tiga di Institut Kesenian Jakarta, Fakultas Televisi dan Film, Jurusan Film dan Televisi. Ia lahir di Desa Rasau, Gatong, Beliyung. Saat ini jenazahnya telah dipulangkan ke rumahnya di Jalan Pemuda, Gantung, RT 04, Belitung Timur, Bangka Belitung.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA