Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Hapus Tiket Pesawat Murah, Warga Pilih Liburan ke Luar Negeri

Senin 12 Jan 2015 14:15 WIB

Red: Esthi Maharani

Tiket pesawat (Ilustrasi)

Tiket pesawat (Ilustrasi)

Foto: ABCNews

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Sejumlah warga Kota Batam Kepulauan Riau kini lebih memilih berlibur ke luar negeri sebagai buntut dihapuskannya tiket penerbangan murah oleh Kementerian Perhubungan.

"Sebenarnya kami berencana ke Pulau Sempu di Malang Jawa Timur, tapi agaknya ditunda dulu, karena harga tiket yang tinggi," kata anggota komunitas Backpacker Dunia Kepulauan Riau, Chahaya Simanjuntak di Batam, Senin (12/1).

Akibat biaya penerbangan yang tinggi teman sesama komunitasnya mengusulkan untuk mengalihkan perjalanan dari domestik ke luar negeri. Chahaya mengaku sedari dulu, komunitasnya memang lebih memilih berwisata ke luar negeri.

"Dulu saja, saat ada biaya penerbangan domestik murah, itu tetap lebih mahal dibandingkan penerbangan ke luar negeri. Apalagi sekarang saat penerbangan domestik murah dihapus, disparitas harganya semakin tinggi," katanya.

Ia mencontohkan, pada Desember lalu, biaya penerbangan dari Batam ke Silangit Sumatera Utara mencapai Rp1,48 juta. Padahal untuk hari yang sama, biaya penerbangan ke Thailand, melalui Singapura hanya kurang dari Rp700 ribu.

Selama ini, Chahaya sudah menjelajahi Thailand, Singapura, Vietnam, Malaysia dan negara-negara lain di Asia Tenggara. Sedangkan untuk dalam negeri, ia baru menginjakkan kakinya di Jakarta, Bandung dan Sumatera Utara untuk berlibur.

Anggota komunitas Backpacker Dunia Kepri lainnya, Tiurma, juga mengaku lebih memilih berwisata ke luar negeri ketimbang ke daerah lain di Indonesia.

"Liburan ke Indonesia mahal," katanya.

Warga Batam, Zulheimi menyesalkan keputusan pemerintah menghapuskan tiket penerbangan murah.

"Saya dan keluarga biasa berlibur ke daerah-daerah lain di Indonesia setiap tahun. Tapi, entahlah dengan harga tiket pesawat yang tinggi, semuanya harus dipertimbangkan kembali," katanya.

Harga tiket pesawat yang tinggi menyebabkan tujuan wisatanya berubah.

"Buat kami yang tinggal di perbatasan seperti ini, agaknya lebih masuk akal kalau liburan ke luar negeri, bukannya sombong. Tapi karena harga tiket domestik tinggi," katanya.

Apalagi, seluruh dunia bisa digapai dari Bandara Changi di Singapura yang berbatasan dengan Batam, dengan harga tiket yang juga murah, tambahnya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA