Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Jokowi Punya Waktu Sehari Pilih Hakim MK

Senin 05 Jan 2015 19:36 WIB

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Indira Rezkisari

Majelis hakim MK mengikuti sidang pleno gugatan yang diajukan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tentang Undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (23/9).(Republika/Wihdan).

Majelis hakim MK mengikuti sidang pleno gugatan yang diajukan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tentang Undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (23/9).(Republika/Wihdan).

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengantongi dua nama kandidat calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pengganti Hamdan Zoelva. Presiden memiliki waktu satu hari untuk memilih satu di antara dua nama yang disodorkan panitia seleksi tersebut.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, pelantikan hakim MK yang baru dijadwalkan akan digelar pada 7 Januari mendatang. Dengan demikian, setidaknya presiden sudah memilih satu nama paling lambat esok hari.

"Jadi besok dibuatkan Keppresnya, kemudian tanggal 7 langsung dilantik," ucap mantan rektor UGM tersebut.

Sebelumnya, panitia seleksi calon hakim MK mendatangi presiden untuk menyerahkan dua nama kandidat yang lolos seleksi hingga tahap terakhir. Ketua Pansel, Saldi Isra mengatakan, dua nama tersebut yakni I Dewa Gede Paguna dan Yuliandri.

Kini, Jokowi tinggal memilih satu di antara dua nama yang disodorkan Pansel tersebut. Selanjutnya, hakim MK yang dipilih presiden akan menggantikan Hakim Hamdan Zoelva yang masa jabatannya akan habis bulan ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA