Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Kenaikan BBM

IMM Serukan Anggotanya Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Selasa 18 Nov 2014 00:07 WIB

Rep: C96/ Red: Erdy Nasrul

Atrean kendaraan di SPBU hayam wuruk,Jakarta,Senin (17/11).  (Republika/Prayogi)

Atrean kendaraan di SPBU hayam wuruk,Jakarta,Senin (17/11). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) serukan aksi demo kepada anggotanya se-Indonesia menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang telah ditetapkan pemerintah Senin (17/11).

"Sikap tegas IMM menolak dengan keras atas kenaikan BBM," kata Ketua Bidang Hikmah IMM Jawa Barat Nunu S Nugraha kepada Republika melalui pesan singkatnya Senin (17/11). Ia memberitahukan, anggota IMM se-Indonesia diserukan untuk turun ke jalan melakukan aksi demo di wilayahnya masing-masing.

Aksi demo ini, kata Nunu, telah diinstruksikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM. Penolakan kenaikan harga BBM ini, terang Nunu, karena rakyat kelas menengah ke bawah yang akan merasakan dampak besarnya. Yakni, inflasi naik yang berdampak harga kebutuhan pokok juga akan naik.

"Kenaikan harga BBM justru semakin menyengsarakan rakyat," ujar Nunu. Ia menuturkan, dari kebijakan yang diambil oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini, daya beli rakyat kelas menengah ke bawah akan semakin turun.

Karena itu, lanjut Nunu, aksi demo yang akan dilakukan IMM adalah bentuk kekecewaan kepada Jokowi yang dianggapnya tidak pro rakyat.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia telah menetapkan harga BBM premium naik Rp 2 ribu Senin (17/11). Yakni untuk bensin dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Sedangkan untuk solar dari Rp 5.500 menjadi Rpp 7.500. (

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA