Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Pro-Kontra Kartu Sakti: Janji Jokowi

Jumat 07 Nov 2014 07:43 WIB

Rep: Dwi Murdaningsih/ Red: Mansyur Faqih

Jokowi saat tampil di debat capres sesi ketiga dengan membawa kerta di tangan kanannyadi Jakarta, Ahad (22/6) malam WIB.

Jokowi saat tampil di debat capres sesi ketiga dengan membawa kerta di tangan kanannyadi Jakarta, Ahad (22/6) malam WIB.

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jauh sebelum resmi menjadi presiden, Joko Widodo (Jokowi) telah menyebut akan mengeluarkan kartu sakti untuk membantu masyarakat. 

Ketika musim kampanye dan masa debat calon presiden, mantan gubernur DKI Jakarta itu bahkan sempat menunjukkan dua kartu kepada publik yang terkait dengan visi misinya memajukan pembangunan ekonomi. 

Pada debat dimoderatori ekonom Ahmad Erani Yustika itu, Jokowi membawa Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar. 

Menurutnya, dua kartu tersebut merupakan langkah awal membangun modal dasar pembangunan, yakni manusia Indonesia yang produktif.

"Dengan pembangunan manusia itu kita menjadi produktif. Kalau meningkat kita akan mempunyai daya saing," ujar Jokowi. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA