Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Bom Meledak di Yerusalem, Netanyahu Salahkan Abbas

Kamis 06 Nov 2014 09:12 WIB

Rep: C84/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID,  YERUSALEM -- Para pejabat Israel menuduh Presiden Palestina Mahmoud Abbas memprovokasi serangan yang menewaskan satu orang tewas Israel dan 13 luka-luka pada Rabu, (5/11).

"Serangan itu adalah konsekuensi langsung dari hasutan Abbas dan mitra Hamasnya," ujar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, seperti dilansir Xinhua, Kamis (6/11).

Netanyahu juga mengatakan bahwa perdamaian dengan Palestina tidak akan tercapai selama Palestina terus melakukan teror. Sementara itu, politisi sayap kiri Israel, Zehava Galon (Meretz) mengatakan bahwa berbagai serangan yang menimpa warga Israel tak lain karena kebijakan buruk yang diambil Netanyahu itu sendiri. Kata dia, justru Netanyahu lah yang kerap melakukan provokasi sehingga memancing amarah warga Palestina.

"Saya menyerukan kepada Perdana Menteri Netanyahu untuk menghentikan hasutan, menghentikan pembangunan dan upaya untuk mengambil alih Yerusalem timur dan berhenti berperilaku pengecut dalam  mengelola konflik dengan Palestina," ujarnya.

Israel sendiri tengah menjadi sorotan setelah wacana pembangunan permukiman di Yerusalem Timur yang didengungkan Netanyahu menuai protes dari berbagai belahan dunia. Kebijakan Netanyahu ini dianggap melanggar sejumlah kesepakatan yang telah diatur sebelumnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA