Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Permukaan Bulan Saturnus Ternyata Berair

Sabtu 18 Oct 2014 11:37 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Joko Sadewo

Saturnus

Saturnus

Foto: .

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Sebuah penelitian baru yang dimuat di majalah Science menunjukan bahwa struktur internal salah satu bulan planet Saturnus, Mimas miring dan terendam air.

Para penulis yang merupakan astronom dari AS, Prancis dan Belgia ini menggunakan perhitungan berdasarkan foto Mimas beresolusi tinggi yang diambil oleh Cassini spacecraft, pesawat yang dikirim ke Saturnus pada 1997 untuk ekplorasi.

Mimas adalah nama kecil dari Death Star atau bintang mati. Ia memiliki ekor bergerak yang dua kali lebih besar dari bulan dengan struktur solid. Peneliti menjabarkan dua pilihan, bulan memiliki lautan di bawah permukaan bulan atau inti berbatu dengan bentuk yang aneh seperti bola rugbi.

Para peneliti membangun sebuah model rinci 3D Mimas menggunakan gambar yang diambil dari berbagai sudut. Mereka melacak pergerakan ratusan titik referensi di permukaannya yang bopeng.

''Setelah memeriksa Mimas dengan hati-hati, kami menemukan bentuknya librates atau secara halus bergetar di sekitar sumbu kutub bulan,'' kata ketua penulis Dr Radwan Tajeddine, yang bekerja di Cornell University Amerika Serikat, dikutip //BBC.

Mimas juga menyajikan wajah yang sama ke Saturnus dari seluruh orbitnya. Bulan Bumi juga bergerak namun menunjukan muka yang berbeda pada Bumi. Mimas pada umumnya terbuat dari es dan memiliki diameter 396 km.

Profesor Chris Lintott, seorang astrofisikawan dari University of Oxford terkejut mendengar hasil baru tersebut. ''Jika Anda telah menanyai saya sebelum ini, saya akan menganggap Mimas adalah bulan dingin yang membosankan. Tapi jika laut itu benar-benar ada di sana, kita sudah ke titik dimana hal itu standar bagi bulan-bulan dingin untuk memiliki tubuh besar dengan air di dalamnya,'' kata dia.

Menurutnya, ini memiliki implikasi menarik tentang seberapa besar hal-hal tersebut dapat mendukung kehidupan.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA