Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Pekan Depan Pemerintah Hong Kong dan Mahasiswa Gelar Pertemuan

Jumat 17 Oct 2014 00:34 WIB

Rep: Ani Nursalikah/ Red: Julkifli Marbun

 Demonstran pro-demokrasi membuat barikade dari blok semen di sebuah terowongan di Jalan Lung Wo, Distrik Admiralty, Hong kong, Rabu (15/10). (AP/Kin Cheung)

Demonstran pro-demokrasi membuat barikade dari blok semen di sebuah terowongan di Jalan Lung Wo, Distrik Admiralty, Hong kong, Rabu (15/10). (AP/Kin Cheung)

REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- Pemimpin Eksekutif Hong Kong Leung Chun-ying mengatakan siap berbicara dengan pemimpin gerakan prodemokrasi mahasiswa.

Leung mengatakan para pejabat telah bernegosiasi dengan mahasiswa melalui perantara selama beberapa hari belakangan. Dia berharap pembicaraann dengan mahasiswa bisa dimulai pekan depan.

"Selama beberapa hari terakhir, sejumlah pejabat telah berbicara dengan Hong Kong Federation of Students. Kami berharap kedua pihak bisa bertemu secara resmi sesegera mungkin," kata Leung kepada wartawan, Kamis (16/10).

Pengumuman tersebut merupakan terobosan setelah bentrokan antara polisi dan mahasiswa. Pengunjuk rasa yang sebagian besar mahasiswa itu sempat marah karena pemerintah membatalkan pembicaraan dengan mahasiswa pekan lalu.

Hingga saat ini belum ada tanda-tanda Cina berencana terlibat langsung untuk membubarkan demonstrasi menuntut reformasi itu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA