Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Anak Disabilitas Bisa Ikut Bermain di Arena ini

Ahad 12 Okt 2014 18:22 WIB

Red:

abc news

abc news

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Memeringati satu abad ulang tahun kotanya, warga Canberra bersama-sama mengumpulkan dana untuk membangun arena bermain anak pertama. Arena bermain ini diharapkan bisa memberikan akses bagi semua anak, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.

Arena bermain tanpa batas ini berada di Kings Park berbentuk benteng yang memiliki jalur landai. Sehingga kondisi ini memungkinkan anak berkursi roda mengakses ketinggian benteng itu. Begitu juga ayunannya dibuat rendah dan aman.

Ini merupakan salah satu cara bagaiman arena bermain itu bisa memberikan akses bagi anak dengan tingkat kemampuan yang berbeda. Di antara sejumlah keluarga yang datang dalam acara pembukaan taman bermain itu adalah Joy Gimsall, dari Garran yang datang bersama dengan puterinya  Eve yang berusia 7 tahun.
 
"Ini arena bermain yang bagus sekalo, namun hebatnya adalah anak perempuan saya bisa ikut bermain di arena yang bebas rintangan bagi anak-anak yang memiliki tingkat kemampuan fisik berbeda,” kata seorang warga yang membawa anaknya, baru-baru ini.

Arena bermain anak ini resmi dibuka oleh Kepala Menteri ACT Katy Gallagher, yang mengatakan arena bermain ini dirancang untuk bisa diakses oleh semua anak termasuk anak penyandang disabilitas, agar mereka bisa bermain bersama.

 “Bermain merupakan bagian penting dari masa kecil dan warga Canberra telah mengupayakan bersama-sama untuk membantu memastikan semua anak-anak di kawasan ini bisa bermain, bersosialisasi dan memiliki tantangan dan bersenang-senang,” katanya.
 
Dengan dibukanya arena bermain tak berbatas ini, warga Canberra telah menunjukan citranya sebagai kota yang diharapkan oleh masyarakatnya dimana tidak ada satupun orang yang tersisih karena statusnya sebagai penyandang disabilitas.
Juru bicara proyek ini Natalie Howson mengatakan arena bermain itu didanai dari uang masyarakat, pemerintah swasta dan juga pemerintah negara bagian Act dan pemerintah federal.
 
"Masyarakat menyisihkan sebagian gajinya ke perusahaan masing-masing untuk disumbangkan pada proyek arena bermain tanpa batas ini, “ paparnya.
 
"Jadi ini merupakan upaya individu dan juga kelompok di seluruh ACT, dan pemerintah Australia dibagian layanan public juga. Industri bangunan di Canberra juga menyumbangkan bagian yang tidak terkira,’ tambahnya,
Arena bermain ini akan tersedia untuk masyarakat dan organisasi kesehatan yang akan menggunakannya sebagai bagian dari program penyembuhan pasien mereka sekaligus untuk publik.
 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA