Mitsubishi Delica, MPV Setangguh SUV
Jumat , 03 Oct 2014, 04:10 WIB
Mitsubishi Delica D-5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mitsubishi tak lagi mengesampingkan produk kendaraan penumpang di Indonesia. Sejak adanya pemisahan manajemen antara Mitsubishi Passenger Car dengan Mitsubishi Fuso dan Truk, pabrikan asal Jepang ini kembali melirik pasar mobil penumpang di Indonesia.

Langkah Mitsubishi sebenarnya sudah diawali dari kehadiran Mitsubishi Pajero Sport, Mirage dan Outlander Sport beberapa tahun lalu. Namun, kini, keseriusan Mitsubishi untuk kembali menjadi 5 besar kendaraan penumpang di Indonesia dibuktikan dengan mulai masuk market otomotif paling besar di Indonesia, Multi Purpose Vehicle (MPV).

Mitsubishi meluncurkan produk MPV terbarunya, Mitsubishi Delica di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014. Delica adalah langkah awal keikutsertaan Mitsubishi di kelas otomotif paling besar di Indonesia. Delica akan mengisi segmen high MPV bagi konsumen Indonesia. Delica dikembangkan dari dua model paling diminati di Indonesia, yaitu MPV dan Sport Utility Vehicle (SUV). Dengan produk terbarunya ini, Mitsubishi bertekad untuk menambah volume kendaraan berpenumpang di Indonesia.

“Di passenger car kita ingin lebih besar lagi berperan, targetnya mampu memeroleh share 15-20 % di passenger car dari total penjualan Mitsubishi,” kata Duljatmono, Operating General Manager Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor saat peluncuran Mitsubishi Delica di Jakarta.

Mengusung konsep MPV dengan sentuhan SUV membuat Delica mampu menjawab kebutuhan konsumen Indonesia pada mobil keluarga namun dapat menempuh berbagai medan. Sentuhan SUV disematkan pada beberapa fitur antara lain, Long Stroke Suspension yang mampu mencegah benturan antara ban dengan mobil pada saat melintasi medan berbatu dan berlubang.

Sudut kemiringan pada desain bumper depan dan belakang dibuat besar untuk menghindarkan mobil dari benturan saat menaikai serta menuruni jalan terjal. Delica juga menyematkan fitur Active Stability Control (ASC) untuk menjaga mobil tetap stabil saat bermanuver atau melewati jalan licin. Desain rangka Delica dibuat Rib Bone Frame, menjadikan mobil ini aman digunakan di segala medan. Selain itu, Delica memiliki tinggi ground clearance 190 mm semakin membuat mobil ini nyaman melewati medan berbatu.

“Berbeda dengan mobil lain yang terasa enak di kursi depan dan belakang, Delica paling bagus suspensinya di kursi paling belakang yang lebih lembut,” kata Rifat Sungkar, pereli sekaligus Brand Ammbasador Mitsubishi.

Sebagai kendaraan keluarga, Delica tidak melupakan fitur-fitur yang harus dipenuhi untuk kenyamanan berkendara satu keluarga. Meskipun desain eksterior Delica terkesan kaku karena tidak mengikuti tren desain sporty yang diterapkan oleh mobil kelas MPV saat ini. Namun desain interiornya menawarkan sentuhan eksklusif dan kelegaan ruang kabin. Sebagian besar fitur-fitur inderior Delica  dibuat untuk kelas mobil premium keluarga. Mulai dari fitur Steering Wheel yang dilengkapi Cruise Control, Smart Entertainment System, High Contras Meter Cluster With Mid, Hill Start Assist untuk menahan mobil selama beberapa detik saat pedal rem dilepas di jalan menanjak, hingga tampilan mewah bangku tengah yang mengusung model Captain Seat yang memberikan kenyamanan kelas premium.

Mitsubishi Delica mengusung mesin SOHC MIVEC 2.0L yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 150 PS pada 6000 rpm. Sedangkan torsi maksimal yang dihasilkan mesin ini adalah 191 Nm pada 4200 rpm. Mitsubishi Delica dibvanderol seharga Rp 409 juta on the road Jakarta. PT KTB menargetkan Mitsubishi mampu terjual sebanyak 150 unit sampai akhir tahun 2014 ini. Saat ini Delica masih diimpor dari negeri asalnya, Jepang. Mitsubishi menarget konsumen kelas menengah atas untuk produk MPV rasa SUV andalannya ini.

Redaktur : Julkifli Marbun
Reporter : Agus Raharjo
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.