Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Emas Atlet Wushu Malaysia Dicabut

Rabu 01 Oct 2014 12:20 WIB

Red: operator

INCHEON -- Penyelenggara Asian Games ke-17 Incheon, Korea Selatan, memutuskan mencabut medali emas atlet wushu Malaysia Tai Cheau Xuen, Selasa (30/9), setelah yang bersangkutan gagal menjalani tes doping.

Xuen dites setelah meraih emas pertama Malaysia pada nomor nandao/nanquan pada 20 September lalu. Lewat pernyataannya, Dewan Olimpiade Asia (OCA) mengatakan, atlet berusia 24 tahun itu terbukti positif memakai doping sejenis sibrutamine.

"Sang atlet didiskualifikasi dari kompetisi (Asian Games). Dengan demikian, akreditasinya dibatalkan dan medalinya ditarik," kata ketua Anti-Doping OCA, M Jegathesan, Selasa.

Namun, pengumuman resmi terhadap kegagalan tes doping itu ditunda karena Komite Olimpiade Malaysia melakukan permintaan untuk melakukan tes doping kedua. Dengan demikian, sejauh ini belum ada pengurangan medali untuk Malaysia di klasemen resmi sementara perolehan medali Asian Games.

Ini adalah kasus doping ketiga sepanjang Asian Games edisi kali ini. Sebelumnya, kasus serupa menimpa pemain sepak bola Tajikistan Khurshed Beknazarov dan atlet softenis Kamboja Yi Sophany.

Jika emas Xuen nantinya resmi dicabut, maka hal itu akan menguntungkan Indonesia karena medali tersebut akan diberikan kepada atlet wushu Indonesia Juwita Niza Wasni yang sebelumnya meraih perak. Sedangkan, medali perunggu juga akan diberikan kepada atlet Indonesia Ivana Ardelia Irmanto yang saat itu hanya berada di peringkat keempat.

Chief De Mission (CDM) Indonesia Ade Lukman mengaku masih menunggu konfirmasi resmi dari OCA terkait kemungkinan pembatalan medali emas atlet wushu tersebut. Menurut Ade, proses tes doping terhadap seorang atlet berlangsung lama.

Jika ditemukan positif pada sampel pertama atau tes A, maka tes doping akan dilanjutkan ke pengambilan sampel kedua atau tes B. "Biasanya, hasil sampel kedua tidak jauh berbeda dari sampel pertama. Semoga proses ini bisa selesai sebelum Asian Games berakhir,'' kata Ade ketika dihubungi, Selasa.

Rencananya, Ade akan mengonfirmasi pembatalan itu dalam pertemuan para CDM pada Rabu (1/10) siang waktu setempat. Ade menjelaskan, seluruh proses tes doping ini akan melibatkan Komite Anti Doping Internasional.

Dalam pertandingan nomor nandao/nanquan cabang wushu yang digelar pada hari pertama Asian Games, Sabtu (20/9), atlet Malaysia Tai Cheau Xuen memang berhak merengkuh medali emas setelah sukses mengumpulkan 9,61 poin. Sedangkan, medali perak diraih atlet Indonesia Juwita Niza yang mengumpulkan 9,56 poin. rep:reja irfa widodo ed: fernan rahadi

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA