Sabtu, 5 Rajab 1441 / 29 Februari 2020

Sabtu, 5 Rajab 1441 / 29 Februari 2020

Jelang Lebaran Haji, Pedagang Disini Raih Untung

Senin 22 Sep 2014 19:16 WIB

Red: Erdy Nasrul

Zona khusus hijab di Thamrin City.

Zona khusus hijab di Thamrin City.

Foto: ROL

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para pedagang oleh-oleh haji dan perlengkapan ibadah haji  di Pusat Belanja Thamrin City Jakarta, mulai meraih keuntungan menjelang hari raya Lebaran Haji tahun ini. Dalam pekan terakhir, toko-toko yang menjual aneka jenis oleh-oleh haji mulai ramai dikunjungi.
 
Menikmati keutungan penjualan aneka oleh-oleh haji dan perlengkapan ibadah diakui Ibu Metta pemilik toko Metta di lantai dasar 1 Thamrin City.  Sejak tahun 2006 hadir di Thamrin City,  toko ini khusus menjual sajadah dari produksi lokal maupun mancanegara.
 
"Kami menjual sajadah dari harga paling murah sekitar Rp 30.000 hingga harga Rp 350.000 per helai sajadah," ujar Ibu Metta ketika ditemui di tokonya yang ramai dikunjungi para pembeli khusus sajadah, hari ini.
 
Menurut Ibu Metta, tokonya tidak hanya menjual sajadah produk lokal tapi juga cari mancanegara seperti sajadah Turki dan Arab Saudi. "Tapi yang paling favorit adalah sajadah Turki,"ujarnya.
 
PR and Promotion Manager Thamrin City, Lucy Ratna, memaparkan ketersediaan aneka oleh-oleh Haji di Thamrin City ini menjawab kebutuhan akan sebuah tempat belanja yang nyaman dan memudahkan untuk mendapatkan barang dan produk oleh-oleh khas ibadah haji dan umroh.
 
Apalagi, kata Lucy, sudah menjadi tradisi bagi orang Indonesia menengok tetangga atau kerabat yang baru pulang dari tanah suci, untuk sekedar mengucapkan selamat atau menanyakan kisah perjalana sewaktu menunaikan ibadah haji. Tidak sedikit pula yang menanyakan oleh-oleh dari tanah suci semisal air zam zam dan kurma.
 
"Mulai sekarang, untuk mencari buah tangan tak perlu repot-repot belanja di Arab Saudi, karena kami telah menyediakan semua kebutuhan oleh-oleh khas ibadah haji dan umroh. Selain itu, jamaah haji atau umroh tak perlu memikirkan biaya pengiriman, terkena denda karena over bagasi, resiko paket yang dikirim tidak sampai," kata Lucy Ratna.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA