Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Ssst, Ikan Cupang Ternyata Juga Dibawa ke Salon

Sabtu 20 Sep 2014 10:30 WIB

Red: Hazliansyah

Seorang pengunjung merekam keindahan ikan cupang saat Kontes Cupang Nasional di Balaikota Kediri, Jawa Timur, Minggu (24/7).

Seorang pengunjung merekam keindahan ikan cupang saat Kontes Cupang Nasional di Balaikota Kediri, Jawa Timur, Minggu (24/7).

Foto: Antara/Arief Priyono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tampil menawan dan menggoda tidak mutlak hanya milik manusia, tapi juga hewan. Salah satunya adalah ikan cupang. 

Ikan cupang yang dimaksud tentu bukan ikan untuk aduan, tapi ikan cupang hias. 

Pembina pembudi daya ikan Sentra Promosi dan Pemasaran Ikan Hias yang juga Kepala Seksi Perikanan Administrasi Jakarta Barat Defi Lidya mengatakan, ikan cupang biasana akan mendapat perawatan di salon ikan sebelum mengikuti kontes. Salon ini akan membentuk keindahan ikan cupang hias sebelum mengikuti kontes.

"Kalau ikan cupang biasanya sebelum kontes diberikan perawatan salon berupa merapikan sirip dan ekor agar terlihat rapi, bulat dan indah," katanya di Jakarta. 

Ia mengatakan, sebenarnya semua pembudi daya ikan dapat mengerjakan perawatan salon ikan cupang sebelum kontes. Namun demikian tidak semua berhasil dalam perawatan karena dibutuhkan ketelitian dan kejelian yang tinggi.

"Perlu tenaga terampil dan terlatih dalam menyalon ikan sebelum kontes sehingga ketika kontes ikan terlihat indah," katanya.

Ia menambahkan ikan Cupang berasal dari habitat air tawar di Asia seperti Indonesia, Filipina dan Thailand.

"Di Indonesia ikan Cupang hias sebanyak 50 jenis ikan Cupang hias liar namun beberapa sudah dibudidayakan diantaranya Halfmoon, Serit, Giant, Lavender, Dragon, Butterfly dan Plakat.

Menurut pembudi daya dan jasa salon ikan Cupang hias Jali di Slipi ini, salon ikan Cupang merupakan keahliannya dalam merapikan sirip dan ekor ikan sebelum kontes guna memberikan keindahan.

"Salon ikan biasanya merawat struktur sirip dan ekor ikan yang berlebih atau rusak dan biasanya jasa tersebut sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu," katanya.

Ia menambahkan saat ini pasar domestik tetap menyisakan penggemar setia ikan Cupang, bahkan pasar internasional tetap menggemari Cupang hias pasokan dari Indonesia.

"Ikan Cupang hias Indonesia merupakan ikan favorit di pasar Internasional karena memiliki keunggulan warna, ekor dan bentuk siripnya sehingga banyak pembeli dari luar negeri datang ke sini, katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA