Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

Soal Pemindahan Makam Rasul, Ini Kata Ulama Al-Azhar

Kamis 04 Sep 2014 14:27 WIB

Rep: c91/ Red: Agung Sasongko

Makam Rasulullah di Masjid Nabawi - Madinah Al-Munawarah

Makam Rasulullah di Masjid Nabawi - Madinah Al-Munawarah

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Salah satu ulama besar Al Azhar, Dr. Ahmad Karimah, menanggapi kabar tentang pemindahan makam Rasulullah Saw. Menurutnya, jasad Rasul harus dimakamkan di lokasi wafatnya.

Melansir Al Arabiya, Kamis (4/9), Profesor Syariah Islamiyah ini, mengenai pemakaman Rasulullah, dalilnya adalah hadist yang disampaikan Abu Bakar Ash Shiddiq, setelah Rasul wafat, dimandikan, dan telah dikafani. Ia menjelaskan, Abu Bakar mengaku pernah mendengar Rasulullah bersabda, para nabi dimakamkan di tempat mereka wafat."

Ahmad Karimah juga mengungkapkan, pemakaman Rasul di tempat Aisyah tinggal pun termasuk Ijma atau kesepakatan para sahabat. "Maka pernyataan yang bertentangan denga hal itu, menyalahi nash dan melanggar ijma. Tujuannya hanyalah menghembuskan fitnah di kalangan umat Islam," tegasnya.

Sebelumnya dalam tulisan yang dimuat di jurnal ilmiah, dan diterbitkan oleh Ri'asah Al Ammah li As Syu'un Masjid Al Haram wa Al Masjid An Nabawi, mengusulkan pemindahan makam Rasul. Al Arabiya menulis, hal itu bukanlah keputusan pemerintah Arab Saudi.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA