Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Ini Alasan PKB tak Berani Salip PDIP

Sabtu 30 Aug 2014 17:52 WIB

Rep: c54/ Red: Mansyur Faqih

Menakertrans RI, Muhaimin Iskandar (kanan),

Menakertrans RI, Muhaimin Iskandar (kanan),

Foto: Edwin Dwi Putranto/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kemenangan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada pileg dan pilpres melambungkan optimisme partai kaum santri tersebut dalam menatap pemilu mendatang.

Tak tanggung-tanggung, mereka memasang target menyalip Partai Golkar dalam pemilu 2019. Atau dengan kata lain ingin berada di peringkat kedua.

Menurut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, memasang target untuk menyalip Golkar bukan tanpa alasan.

Muhaimin menjelaskan, setelah berhasil mengantarkan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai presiden dan wapres, PKB secara otomatis akan berada di dalam pemerintahan.

"Golkar sendiri, akan berada di luar pemeritahan. Setidaknya itu yang kita tahu sejauh ini," ujar Muhaimin di sela-sela persiapan Muktamar PKB, di Surabaya, Sabtu (30/8).

Menurut Muhaimin, PKB telah memiliki hitung-hitungan rasional untuk tidak menargetkan menjadi juara. Yaitu, terlalu jauh jika memasang target mengungguli PDI Perjuangan sebagai partai pemerintah dengan presiden yang populis.

Setengah berkelakar, Muhaimin bercerita, Joko Widodo sendiri menyatakan dukungan agar PKB mendapat perolehan suara sebesar-besarnya.

"Asal, kata Pak Jokowi, jangan menyalip PDIP," ujar menakertrans itu seraya tertawa.

Berusaha merealisasikan ambisi tersebut, menurut Muhaimin, muktamar kali ini akan menjadi ajang konsolidasi ide dan menguatkan kekompakan kader-kader partai. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA