Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Timnas Siap Balas Thailand

Ahad 24 Agu 2014 16:33 WIB

Red: operator

Pemain Timnas U-23 masih diliputi dendam usai kalah di final SEAGames 2013.
JAKARTA --Gelandang timnas U-23 Rizky Pellu semakin bersemangat untuk ber laga di Asian Games 2014. Apalagi, skuat Garuda Muda tergabung di Grup E bersama Thailand, Timor Leste, dan Maladewa.

Hasil undian ini seolah menjadi jalan un tuk membalaskan dendam kepada Thai land yang mengubur mimpi timnas U-23 meraih medali emas SEA Games 2013. Indonesia kalah dengan skor tipis 0-1 di partai final.

Secara pribadi, Rizky sangat termotivasi mengalahkan Thailand di ajang Asian Games nanti. "Tentu ada rasa penasaran mengapa kami tidak bisa mengalahkan me reka. Semoga kami mampu mengalahkan mereka kali ini," kata Rizky melalui sambungan telepon, kemarin (23/4).

 

 

 

 

 

 

 

 

Foto:Republika/Edwin Dwi Putranto

Pesepakbola timnas U-23 Indonesia, Rizky Ahmad Sanjaya Pellu (11), berjibaku dengan pemain Laos saat laga MNC Cup 2013 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11) malam.

 

Seperti diketahui, Indonesia bertemu dua kali dengan Thailand di SEA Games 2013. Di fase grup, Thailand bahkan mempecundangi Bayu Gatrra dkk. dengan skor telak 1-4.


Rizky mengakui Thailand akan menjadi saingan terberat. Kendati begitu, Ga ruda Muda tak boleh meremehkan ke kuat an Timor Leste dan Maladewa.

"Maladewa dan Timor Leste terus ber kembang. Tapi yang pasti, kita sudah ber temu dengan semua lawan. Jadi, se ha rusnya kita bisa belajar dari pertemuan sebelumnya," ujarnya.

Senada dengan para pemain, pelatih timnas U-23 Aji Santoso mengakui Thailand menjadi lawan terberat di fase Grup E Asian Games 2014. Tapi, Aji tetap optimistis walaupun timnas U-23 mempunyai catatan buruk kontra Thailand.

"Saya pelatih yang tidak percaya sejarah. Kemarin (SEA Games 2013) kami kalah, tapi semua kondisi kan selalu ber ubah. Justru kekalahan itu membuat kami semakin bersemangat berjuang memenangkan pertandingan."

Di atas kertas, Thailand memang menjadi tim favorit di Grup E yang juga bercokol di Timor Leste dan Maladewa. Di SEA Games 2013, timnas U-23 selalu me nelan kekalahan. Yakni, kalah 1-4 di fase grup dan takluk 0-1 di partai final.

"Peluang sebenarnya merata. Tapi kalau melihat saat ini, peluang kami cukup besar untuk kami bisa lolos fase grup de ngan finis di dua besar," kata Aji.

Yang perlu dilakukan saat ini, Aji menambahkan, yakni untuk terus meningkatkan permainan tim. Selain itu, juga pen ting untuk mempelajari kekuatan lawan.

Sebelumnya, Indonesia dipastikan akan bertemu dengan tim kuat Thailand pada babak penyisihan grup cabang sepak bola Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, September mendatang. Dari hasil undian Kamis (21/8), timnas sepak bola U-23 Indonesia yang kini ditangani pelatih Aji Santoso, masuk di grup E bersama Thailand, Maladewa, dan Timor Leste.

Sepak bola Asian Games 2014 diikuti oleh 29 tim yang terbagi dalam delapan grup. Sementara itu, tuan rumah Korea Selatan akan bersaing dengan Malaysia, Arab Saudi, dan Laos di babak penyisihan.

Tim-tim favorit lainnya yang mengirim tim sepak bolanya pada pesta olahraga Asia ini, yaitu juara bertahan Jepang dan peraih emas Asia Games empat kali Iran. Jepang akan ditantang Kuwait, Irak, dan Nepal di grup D, sedangkan Iran berada di grup H bersama Vietnam dan Kyrgyztan.

Pertandingan sepak bola Asia Games akan dimulai 14 September, lima hari sebelum Asian Games dibuka. Sesuai aturan, pesepak bola peserta Asian Games berusia di bawah 23 tahun dan diperbolehkan ada tiga pemain di atas usia itu.

Hari yang sama juga berlaku di cabang rugby, bola basket kabaddi. Wei Jizhong, Wakil Presiden Kehormatan Dewan Olimpiade Asia (OCA), mengatakan, Asian Games merupakan peluang bagi bangsabangsa di benua ini untuk memberi kesan baik bagi dunia. "Dengan lebih dari 10 ribu atlet dan 5.000 ofisial yang berpartisipasi, gengsi Asian Games hampir menyamai Olimpiade," katanya.
 rep:satria kartika yudha  ed:abdullah sammy

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA