Minggu, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

Minggu, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

Gubernur: Wisata Raja Ampat tak Pengaruhi Ekonomi Warga

Ahad 24 Agu 2014 14:12 WIB

Red: operator

RAJA AMPAT -- Kunjungan wisatawan ke perairan Raja Ampat di Provinsi Papua Barat, menurut Gubernur Abraham Oktavianus Atururi, Sabtu (23/8), meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pesatnya kunjungan wisatawan ke Raja Ampat ternyata belum memengaruhi ekonomi warga setempat.

Gubernur Papua Barat itu mengungkapkan, Raja Ampat menjadi daerah tujuan wisata sejak 10 tahun terakhir dengan kunjungan wisatawan yang terbatas. Jumlah wisatawan melonjak drastis dari 1.000 orang pada 2007 menjadi 15 ribu orang pada 2013. Dari jumlah tersebut, wisatawan asing masih mendominasi kunjungan hingga 72,86 persen.

 

 

 

 

 

 

 

Foto:

Sail Raja Ampat Sejumlah penari membawakan tarian harmoni Raja Ampat saat pembukaan puncak Sail Raja Ampat 2014 di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu (23/8). Sail Raja Ampat 2014 dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

 

Kunjungan wisatawan ke Raja Ampat meningkat pesat meski fasilitas wisata belum memadai. Abraham mengatakan, kunjungan wisatawan ke Raja Ampat lebih dipengaruhi keunikan alam.

"Kunjungan wisata be lum memberi pengaruh berarti bagi ekonomi karena kebutuhan masih dipasok dari luar provinsi.Daya tarik wisata di Raja Ampat belum mampu menarik pemenuhan kebutuhan," ungkap Abra ham pada puncak Festival Bahari Sail Raja Ampat, di Pantai Waisai Torang Cinta.

Wisata di Raja Ampat diakui Abraham dipelopori oleh orang asing. Ia menyayangkan fasilitas wisata yang dimiliki warga asing dan pengusaha luar daerah.

Pengembangan daya tarik wisata Raja Ampat, lanjut Abraham, tidak berorientasi pada wisata massal. Orientasi wisata tidak berorientasi pada jumlah kunjungan, tetapi kuali- tas daya tarik alam yang terjaga."Kami mohon yang datang mendukung upaya kelestarian lingkungan," ungkapnya.

Destinasi wisata Raja Ampat dinilainya masih menjadi daerah bahari yang tertinggal. "Sail Raja Ampat kami harapkan merombak daya tarik wisata bahari tertinggal ke pentas dunia," ungkapnya. rep: nur aini ed:nina chairani

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA