Saturday, 6 Rajab 1444 / 28 January 2023

Kemenkes Prioritaskan Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan

Jumat 02 Dec 2022 12:27 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Friska Yolandha

Petugas kesehatan memberikan vaksin polio kepada seorang anak di Puskesmas Dago, Jalan Ir H Juanda, Coblong, Kota Bandung, Senin (21/11/2022). Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, prioritas pemerintah di bidang kesehatan bergeser dari penanganan pandemi menjadi peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Petugas kesehatan memberikan vaksin polio kepada seorang anak di Puskesmas Dago, Jalan Ir H Juanda, Coblong, Kota Bandung, Senin (21/11/2022). Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, prioritas pemerintah di bidang kesehatan bergeser dari penanganan pandemi menjadi peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Kemenkes mengalokasikan anggaran untuk revitalisasi puskesmas dan posyandu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, prioritas pemerintah di bidang kesehatan bergeser dari penanganan pandemi menjadi peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Karena itu, Kementerian Kesehatan akan memberikan alokasi anggaran yang cukup untuk revitalisasi fasilitas kesehatan hingga program yang bersifat promotif preventif.

“Fokusnya adalah pelayanan primer nomor satu. Jadi kita akan melakukan alokasi anggaran yang cukup untuk revitalisasi puskesmas, posyandu, kemudian program-program yang sifatnya promotif preventif. Itu adalah salah satu prioritas kita, menjaga agar masyarakat kita tetap sehat, bukan mengobati orang sakit,” ujar Menkes saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga

Menkes melanjutkan, kementeriannya akan melakukan restrukturisasi rumah sakit di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, khususnya penyakit-penyakit yang menyebabkan kematian dan biaya paling tinggi seperti jantung, stroke, dan kanker.

“Nanti kita akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, Polri, dan TNI supaya anggarannya pun disinergikan melalui mereka,” kata dia.

Kemenkes juga akan berfokus membangun industri kesehatan. Dalam hal ini, Kementerian Kesehatan akan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian.

Selain itu, pemerintah akan mengembangkan kecukupan sumber daya manusia kesehatan. Terkait hal itu, Kementerian Kesehatan akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Kementerian Agama untuk memastikan kecukupan dokter-dokter spesialis.

“Itu akan mendapatkan alokasi anggaran, baik langsung lewat kementerian, maupun terima kasih ke Bu Ani lewat LPDP juga untuk pemberian beasiswa bagi tenaga kesehatan ini,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Kemenkes juga akan memperbaiki sistem pembiayaan kesehatan. Menurutnya, setelah pandemi Covid-19 mulai melandai, masyarakat mulai memeriksakan penyakit lainnya.

“Kemudian yang terakhir, kita juga sudah mulai untuk melakukan prioritas ke program-program kesehatan masa depan berbasis bioteknologi, information technology, artificial intelligence, semua teknologi kesehatan baru kita mulai masuk. Itu dari program prioritasnya,” ujar Menkes.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA