Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Hari Ini, Kasus Covid-19 Tembus Angka 7.000

Rabu 26 Jan 2022 18:01 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Friska Yolandha

Siswa menjalani tes COVID-19. Pada Selasa (25/1/2022) angka kasus positif berada pada 4.878 kasus dalam sehari.

Siswa menjalani tes COVID-19. Pada Selasa (25/1/2022) angka kasus positif berada pada 4.878 kasus dalam sehari.

Foto: ANTARA/Fikri Yusuf
DKI Jakarta menyumbang penambahan tertinggi sebanyak 3.509 kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Angka kasus positif Covid-19 yang terjadi di Indoneisa mengalami kenaikan drastis. Pada Selasa (25/1/2022) angka kasus positif berada pada 4.878 kasus dalam sehari. Namun, pada hari ini, Rabu (26/1/2022), angka tersebut melonjak pesat hingga mencapai 7.010 kasus.

Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 4.301.193 kasus. Sementara kasus pasien meninggal bertambah 7 kasus pada hari ini, dan kasus sembuh bertambah 2.582 kasus. Dari penambahan itu, DKI Jakarta menyumbang penambahan tertinggi sebanyak 3.509 kasus.

Kenaikan kasus baru konfirmasi merupakan implikasi dari peningkatan kasus konfirmasi Omicron di Indonesia. Dimana sejak 15 Desember hingga Rabu (26/1/2022) secara kumulatif tercatat 1.766 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia.

Berdasarkan data New All Record Kementerian Kesehatan tanggal 1-22 Januari 2022, jumlah kasus konfirmasi nasional terus meningkat dalam 4 minggu terakhir. Proporsi kasus didominasi transmisi lokal, tidak lagi oleh pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Pada 22 Januari 2022 sebanyak 90,1 persen kasus konfirmasi nasional merupakan transmisi lokal. Selanjutnya, data terakhir yang dihimpun Kemenkes menunjukkan kasus konfirmasi di Indonesia sebanyak 1.626 kasus. Sebanyak 20 pasien di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit.

Kementerian Kesehatan juga telah mencatat dua kasus konfirmasi Omicron meninggal dunia pada Sabtu (22/1/2022). Kedua kasus tersebut merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia akibat varian baru yang memiliki daya tular tinggi.

Satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat. Diketahui ia belum menerima vaksin dan memiliki komorbid. Sementata satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri yang juga memiliki komorbid dan meninggal di RSPI Sulianti Saroso.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA