Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Satgas: Jaga Prokes Meski Level PPKM Turun

Senin 25 Oct 2021 04:07 WIB

Red: Bayu Hermawan

Pengunjung berada di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Ahad (24/10).Lapangan Banteng kembali dibuka untuk umum pada PPKM Level 2 dengan mewajibkan para pengunjung untuk check-in dan check-out melalui aplikasi Peduli Lindungi serta pembatasan kuota sebanyak 300 pengunjung. Prayogi/Republika.

Pengunjung berada di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Ahad (24/10).Lapangan Banteng kembali dibuka untuk umum pada PPKM Level 2 dengan mewajibkan para pengunjung untuk check-in dan check-out melalui aplikasi Peduli Lindungi serta pembatasan kuota sebanyak 300 pengunjung. Prayogi/Republika.

Foto: Prayogi/Republika
Satgas Covid-19 minta daerah tetap jaga prokes meski level PPKM turun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat di sejumlah daerah untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Satgas mengatakan penerapan prokes harus tetap dilakukan meski terjadi penurunan level PPKM dan pemerintah memberikan relaksasi kegiatan.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny B. Harmadi, mengatakan seiring dengan relaksasi kegiatan dan penurunan level PPKM, disiplin prokes di beberapa daerah mulai terlihat mengendur. Ia mengemukakan, data satgas menunjukkan sejak tanggal 3 hingga 22 Oktober 2021, daerah yang mengalami penurunan kepatuhan protokol kesehatan terus bertambah.

Baca Juga

"Penurunan kepatuhan protokol kesehatan tidak hanya pada level kabupaten/kota, tetapi juga di tingkat kecamatan," ujar Sonny, Ahad (24/10).

Sebagai gambaran, pada 3 Oktober lalu, ada 8,13 persen kabupaten/kota dengan tingkat kepatuhan memakai masker di bawah 60 persen. Sedangkan pada 22 Oktober, jumlah kabupaten/kota yang termasuk zona merah kepatuhan memakai masker di bawah 60 persen tersebut naik menjadi 10,19 persen.

Pada periode yang sama, jumlah kecamatan yang termasuk zona merah kepatuhan memakai masker bertambah dari 12,99 persen menjadi 14,62 persen. "Jika ini terus terjadi, tentu meningkatkan potensi kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia," kata Sonny.

Sonny mengatakan, penerapan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten mutlak dibutuhkan di tengah peningkatan mobilitas penduduk, agar tidak terjadi gelombang ketiga. "Saat kasus sedang melonjak ataupun melandai, perilaku masyarakat harus tetap sama dalam menerapkan 3M. Selalu pakai masker, jaga jarak dan jangan berkerumun, serta rajin mencuci tangan pakai sabun," ucap Sonny.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate berulang kali mengingatkan masyarakat supaya tidak lengah meski kasus Covid-19 terus menurun. "Pemerintah senantiasa mengingatkan masyarakat untuk terus jaga Prokes dan segera divaksin karena kita semua tidak menginginkan lonjakan kasus Covid-19 berulang," kata Johnny.

Menteri Johnny juga meminta kepala daerah untuk mencermati menurunnya tingkat kepatuhan menjaga protokol kesehatan di daerah mereka. "Kepala daerah tidak boleh lengah, terus kawal masyarakat dalam disiplin jaga Prokes serta menggencarkan vaksinasi," pungkas Johnny.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA