Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

DPR Desak Kemenkumham Investigasi Kebakaran di Tangerang

Rabu 08 Sep 2021 13:02 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Agus Yulianto

Ketua Harian DPP Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (26/8).

Ketua Harian DPP Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (26/8).

Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Segera mungkin beri pendampingan psikologis kepada warga binaan yang trauma.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengucapkan belasungkawa terhadap 41 korban meninggal dunia dalam insiden kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, Banten. Menurutnya, insiden tersebut harus segera dievaluasi oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Lapas yang berada di bawah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), agar hal serupa tak terjadi di tempat lain.

"Kita minta kepada Dirjen Lembaga Permasyarakatan untuk kemudian mengevaluasi, tidak hanya di Tagerang tapi di semua lapas," ujar Dasco di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (8/9).

 

photo
Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Tangerang dikabarkan mengalami kebakaran pada Rabu (8/9) pagi - (istimewa)
 

Aparat terkait lainnya juga diminta segara memulihkan keadaan di sana sesegera mungkin. Terutama dalam merawat korban dan memberikan pendampingan psikologis kepada warga binaan yang trauma.

Ditanya apakah hal tersebut berkaitan dengan kelebihan kapasitas dalam lapas? Dasco menjawab, bahwa permasalahan tersebut sudah lama terjadi. Dia berharap, Kemenkumham segera membuat terobosan baru untuk mengatasi hal tersebut.

"Saya pikir memang tidak bisa dihindari, karena memang sudah lama ini antara kapasitas dan penghuni memang tidak sebanding. Sehingga, perlu memang nanti terobosan-terobosan," ujar Dasco.

Insiden kebakaran yang melanda Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9) pagi telah menyebabkan puluhan orang meninggal dunia. Polisi mencatat ada sebanyak 41 orang yang tewas dalam insiden peristiwa tersebut. Sementara puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

“Adapun yang meninggal ada 41 orang. Kemudian yang luka ada delapan orang, 72 orang luka ringan,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat melakukan tinjauan ke lokasi kebakaran, Rabu (8/9).

Para korban, kata Fadil, dibawa dan dirawat di Rumah Sakit Sitanala dan RSUD Kabupaten Tangerang. Ia menjelaskan, kebakaran yang terjadi di lapas yang berlokasi di Jalan Veteran, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang itu terjadi pada sekira pukul 01.45 WIB. Kebakaran melanda salah satu blok di lapas tersebut. Proses pemadaman kebakaran dilakukan selama sekitar dua jam.

Fadil menyebutkan, saat ini, tim kepolisian sedang mendalami sebab terjadinya kebakaran tersebut. Dia mengatakan, tim dari Pusat Laboratorium Forensic (Puslabfor) Mabes Polri bersama tim Reserse Polres Metro Tangerang Kota sedang bekerja maraton untuk mengetahui sebab kebakaran.

“Saya sudah lihat berdasarkan pengamatan awal diduga terjadi hubungan pendek arus listrik, ini kami dalami lagi,” kata Fadil menjelaskan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA