Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Wiku: Pemeriksaan Spesimen pada Juli Meningkat 94,71 persen.

Jumat 06 Aug 2021 00:30 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri / Red: Bayu Hermawan

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito

Foto: BNPB
Jubir mengatakan pemeriksaan spesimen pada Juli naik dua kali lipat dibanding Juni.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan jumlah rata-rata pemeriksaan spesimen harian pada Juli mengalami peningkatan sebesar 94,71 persen dibandingkan Juni 2021. Selain itu, jumlah rata-rata orang yang diperiksa harian pada Juli juga mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat dibandingkan Juni.

"Sejauh ini secara nasional selama seminggu terakhir, upaya testing memperlihatkan perkembangan yang baik yaitu jumlah rata-rata pemeriksaan spesimen harian di bulan Juli mengalami peningkatan sebesar 94,71 persen dibandingkan Juni 2021," kata Wiku saat konferensi pers, Kamis (5/8).

Baca Juga

Wiku menekankan, upaya kerja sama dalam memaksimalkan testing ini penting dilakukan. Upaya testing/i> menjadi prioritas karena mampu menekan angka transmisi virus Covid-19, mencegah keparahan penyakit, mengurangi angka kematian, dan melindungi ketahanan sistem kesehatan jika ditindaklanjuti dengan upaya kesehatan masyarakat lainnya seperti perawatan, isolasi, pelacakan kontak, karantina, dan informasi kesehatan lanjutan.

Pemerintah saat ini tengah mencoba mempermudah daerah dalam mentargetkan jumlah orang yang harus dites per harinya berdasarkan tingkat positivity rate atau hasil positif dari seluruh tes yang dilakukan secara mingguan per kabupaten kota.

"Diharapkan, setelah menjalankan testing sesuai target, setiap kabupaten kota dapat mencapai positivity rate kurang dari 10 persen secara menyeluruh," jelasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA