Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

10.240 Unit Vaksin Covid-19 Tiba di Kota Malang

Selasa 26 Jan 2021 00:10 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah unit vaksin Covid-19 tiba di Dinas Kesehatan Kota Malang, Senin (25/1).

Sejumlah unit vaksin Covid-19 tiba di Dinas Kesehatan Kota Malang, Senin (25/1).

Foto: Republika/Wilda Fizriyani
Dinkes Malang sudah menyiapkan dan memberikan pelatihan kepada sejumlah vaksinator.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Sebanyak 10.240 unit vaksin Covid-19 jenis Sinovac tiba di Kota Malang, Senin (25/1) pukul 18.00 WIB. Vaksin ini akan diberikan kepada para tenaga medis yang telah terverifikasi dalam data Kemenkes RI.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Sri Winarni mengatakan, 13.310 tenaga kesehatan (nakes) terdaftar di Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (Si-SDMK). Dari total tersebut, 10.240 di antaranya telah terverifikasi untuk mendapatkan vaksin Covid-19. "Sehingga kita mendapatkan distribusi vaksin dari provinsi sejumlah 10.240 (unit vaksin)," kata Sri kepada wartawan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Senin (25/1).

Untuk melaksanakan vaksinasi, Dinkes Kota Malang sudah menyiapkan dan memberikan pelatihan kepada sejumlah vaksinator. Setidaknya akan ada masing-masing dua vaksinator dari 16 Puskesmas di Kota Malang. Kemudian pihaknya juga akan menambah tiga vaksinator dalam lima hari ke depan.

Baca Juga

Dinkes Kota Malang belum bisa memaparkan jadwal pasti vaksinasi di daerahnya. Namun dia memastikan vaksin akan langsung disimpan di tiga tempat yang suhunya dua sampai delapan derajat. Tiga tempat penyimpanan tersebut masing-masing berkapasitas 3.000 sampai 3.500 unit vaksin.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota (Makota), Kombespol Leonardus Simarmata menegaskan, akan memberikan pengamanan ketat dalam proses pelaksanaan vaksinasi. Kepolisian setidaknya akan menyiapkan 15 personel keamanan setiap hari. "Itu bergantian setiap 12 jam," kata dia.

Total kasus positif Covid-19 di Kota Malang telah mencapai 5.054 orang, Senin (25/1). Dari jumlah tersebut, 455 orang meninggal dan 4.193 orang dinyatakan sembuh. Sementara vuhfuj 406 lainnya masih dalam perawatan dan isolasi.

 

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA