Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Pasien Covid-19 Rawat Inap RSD Wisma Atlet Bertambah 47

Kamis 03 Dec 2020 11:55 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah pasien COVID-19 menaiki bus Sekolah yang akan membawa mereka menuju Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet (ilustrasi)

Sejumlah pasien COVID-19 menaiki bus Sekolah yang akan membawa mereka menuju Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet (ilustrasi)

Foto: Prayogi/Republika
Menara 4 kini beralih fungsi sebagai ruang perawatan pasien.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dalam perawatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, bertambah 47 orang pada Kamis (3/12). Kepala Penerangan Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian, mengatakan total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat inap di Menara 4, 6, dan 7 RSD Wisma Atlet itu kini berjumlah 2.392 orang.

"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di Menara 4, 6 dan 7 (sebanyak) 2.392 orang, 1.213 pria, 1.179 wanita. Semula (pada Rabu) 2.345 orang, bertambah 47 orang," ujar Aris di Jakarta pada Kamis.

Lebih lanjut, Aris melaporkan ada 891 pasien isolasi mandiri di Menara 5 RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta pada Kamis. Jumlah tersebut bertambah 80 orang dari jumlah pasien isolasi mandiri yang dilaporkan pada Rabu (2/12). "Pasien flat isolasi mandiri (Menara 5) 891 orang, 502 pria, 389 wanita. Semula 811 orang, bertambah 80 orang," ujarnya.

Baca Juga

Pemerintah pertama kali membuka Menara 6 dan 7 Wisma Atlet sebagai Rumah Sakit Darurat khusus penanganan Covid-19 pada 23 Maret 2020. Menara tersebut yang digunakan sebagai ruang rawat inap pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Kemudian, pemerintah membuka lagi Menara 4 dan 5 yang dikhususkan sebagai ruang karantina pasien dengan kondisi tanpa gejala (asimtomatis) dan pasien yang tidak punya tempat untuk melakukan isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi Covid-19.

Menara 5 lebih dulu dioperasikan untuk isolasi mandiri daripada Menara 4, yaitu pada 15 September 2020. Selanjutnya, Menara 4 baru mulai dioperasikan pada 21 September 2020.

Kemudian pada Senin (30/11), Kepala Sekretariat RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Kesehatan Laut dr R M Tjahja Nurrobi, menginformasikan adanya alih fungsi Menara 4 sebagai ruang perawatan pasien, bukan lagi sebagai ruang isolasi mandiri.

Mengenai kapasitas, berdasarkan data tempat tidur dan pasien yang dibagikan Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian pada 21 September 2020, Menara 6 diketahui memiliki 1.300 tempat tidur, Menara 7 memiliki 1.578 tempat tidur,

Lalu, Menara 4 Wisma Atlet memiliki 1.546 tempat tidur, dan terakhir Menara 5 memiliki 1.570 tempat tidur. Sejak beroperasi pada 23 Maret, RSD Wisma Atlet memiliki 28.975 pasien yang terdaftar melakukan perawatan Covid-19. Dari jumlah tersebut, 26.086 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani perawatan tersebut.

Sedangkan, dari 17.805 orang pasien yang terdaftar menjalani isolasi di RSD Wisma Atlet sejak 15 September 2020, 16.625 orang pasien sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Aris mengatakan, RSD Wisma Atlet juga memberikan rekomendasi rujukan pasien Covid-19 ke RS Penanganan Covid-19 lain yang terdekat.

RSD Wisma Atlet telah merujuk pasien ke Rumah Sakit Penanganan Covid-19 lain di DKI Jakarta sebanyak 489 orang sejak dioperasikan pada 23 Maret 2020 sampai 3 Desember 2020.

Adapun pasien isolasi mandiri yang mendapat rekomendasi rujukan ke RS lain sebanyak dua orang. Sedangkan, pasien meninggal dunia selama perawatan di RSD Wisma Atlet berjumlah 8 orang terhitung sejak 23 Maret tersebut.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA