Selasa 18 Aug 2020 12:48 WIB

Ketika Tenaga Kesehatan Upacara Kemerdekaan di Ruang Isolasi

Ini bukti cinta kami kepada negeri Indonesia.

Tenaga kesehatan RSUP Dr Sardjito melakukan upacara peringatan KUT ke-75 RI di ruang isolasi pasien positif Covid-19.
Foto: Humas RSUP Dr Sardjito
Tenaga kesehatan RSUP Dr Sardjito melakukan upacara peringatan KUT ke-75 RI di ruang isolasi pasien positif Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Silvy Dian Setiawan 

SLEMAN -- Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 RI di tengah pandemi Covid-19 saat ini diwujudkan dengan berbagai cara oleh masyarakat Indonesia. Ada yang menggelar upacara secara virtual, bahkan ada yang menggelar upacara secara tatap muka, namun terbatas.

Cara unik pun dilakukan oleh tenaga kesehatan (nakes) di RSUP Dr Sardjito, Sleman, Yogyakarta, yang menggelar upacara HUT ke-75 RI di ruang isolasi pasien Covid-19. Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan, mengatakan, upacara di ruang isolasi ini sebagai bentuk cinta kepada Tanah Air.

"Ini bukti cinta kami kepada negeri Indonesia. Kami berjuang untuk kalian di tengah pertempuran melawan Covid-19," kata Banu kepada wartawan, Senin (17/8).

Upacara di ruang isolasi ini dilakukan secara sederhana. Dari tangkapan layar CCTV yang diberikan Banu, terlihat tenaga kesehatan mengikuti upacara dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Bendera merah putih dikibarkan di koridor ruang isolasi oleh satu nakes. Sementara, nakes lainnya yang menggunakan baju hazmat bertulisan Indonesia, hormat saat bendera dikibarkan.

"Upacara sederhana di ruang isolasi Covid-19 yang diambil dengan kamera CCTV ruangan. Ini upacaranya di ruang isolasi Gatot Kaca," ujar Banu.

Upacara di ruang isolasi ini juga digelar dengan tujuan memberikan kesempatan kepada pasien Covid-19 untuk dapat merayakan kemerdekaan. Dengan begitu, diharapkan pasien yang dirawat tetap semangat dalam menjalani perawatannya di ruang isolasi. 

"Ini sebagai wujud cinta tanah air dan sekaligus memberikan kesempatan kepada pasien untuk merayakan kemerdekaan walaupun sedang dirawat," kata Banu.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement